HUKUM

KPK Harus Cerdik, Luhut: Modal Berani Saja Tidak Cukup

MONITOR, Jakarta – Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai apresiasi dari Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Menurut Luhut, berbagai langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap sejumlah pejabat negara adalah langkah berani.

“Saya selalu mengapresiasi segala upaya yang dilakukan oleh KPK dalam upaya pencegahan korupsi, seperti OTT yang kerap kali dilakukan misalnya, saya melihat sebagai langkah yang berani,” kata Luhut mengapresiasi.

Akan tetapi, dikatakan dia, modal berani untuk menangkap koruptor tidaklah cukup. Luhut menyatakan KPK harus cerdik dan memiliki tolak ukur pemberantasan korupsi agar pelakunya jera.

“Namun saya sampaikan kepada mereka (KPK), bahwa berani saja tidak cukup, kita juga harus cerdik karena tolok ukur pemberantasan korupsi harus mampu menimbulkan efek jera kepada pelakunya,” terangnya.

Menurut Luhut, KPK hari ini harus lebih cerdik dan cerdas dengan terus beradaptasi dengan teknologi. Mengingat banyak bisnis yang dijalankan saat ini sudah menerapkan digitalisasi dan efisiensi dalam layanan dan tata laksananya seperti sistem logistik di pelabuhan di Batam yang menggunakan sistem “National Single Window”.

“Dengan adanya digitalisasi seperti ini akan membantu mengurangi peluang oknum pejabat untuk melakukan korupsi karena sistemnya yang transparan dan akuntabel,” tandasnya.

Recent Posts

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Rancamaneuh Munjul Gelar Upacara di Halaman Masjid Al Muhibbin

MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…

2 jam yang lalu

Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…

2 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Indonesia Berdaulat dan Makmur

MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…

5 jam yang lalu

Mahasiswa KKN Nusantara Dorong Tata Kelola Masjid di Leuwidamar

MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…

6 jam yang lalu

Dari Timah ke Kopi Liberika, Harapan Baru Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung

MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…

1 hari yang lalu

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…

1 hari yang lalu