Rabu, 1 Desember, 2021

Jurnal IAIMNU Metro, Kemenag: PTKIS Pertama Terindeks Scopus

MONITOR, Metro Lampung – Satu lagi jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) terindeks Scopus. Islamic Guidance and Counseling Journal (IGCJ) Institut Agama Islam Maarif Nahdlatul Ulama (IAIMNU) Metro Lampung sejak tanggal 12 April 2021 diterima reviewnya oleh Content Selection & Advisory Board (CSAB) Scopus.

Berdasarkan data Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS), kini DIKTIS memiliki 9 (Sembilan) Jurnal terindeks Scopus. Direktur DIKTIS, Prof. Suyitno, M.Ag. mengapresiasi capaian publikasi jurnal internasional bereputasi dari PTKI, terlebih lagi dari PTKI Swasta.

“Kami sangat mengapresiasi Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam atau Islamic Guidance and Counseling Journal dari IAIMNU Metro Lampung yang telah terindeks Scopus. Kerja kerasnya kini mendapatkan pengakuan sebagai jurnal internasional bereputasi. Saat ini, terdapat 9 Jurnal PTKI yang terindeks Scopus, 2 dari UIN Jakarta, lalu UIN Surabaya, UIN Yogyakarta, IAIN Salatiga, IAIN Kudus dan sebelum IAIMNU ada UIN Malang serta UIN Aceh,” ujar Suyitno.

Capaian internasional ini merupakan kebanggan tersendiri bagi Sivitas Akademika IAIMNU Metro Lampung. Rektor IAIMNU, Dr. Mispani, menyatakan prestasi tersebut sangat membanggakan dan telah mengangkat nama baik Institusi, LP Ma’arif, dan Nahdlatul Ulama sampai ke tingkat Internasional untuk pengelolaan jurnal ilmiah.

- Advertisement -

“IAIMNU mendapatkan keberkahan sepuluh hari pertama bulan ramadhan, alhamdulillah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Agus Setiawan, M.H.I menyampaikan bahwa ini adalah modal berhaga bagi IAIMNU untuk menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul. Menurutnya, memiliki jurnal internasional bereputasi adalah dambaan setiap perguruan tinggi, Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung adalah salah satunya. Berkat ketekunan dan kesungguhan pengelola jurnalnya, IAIMNU Metro Lampung akhirnya berhasil memiliki satu jurnal internasional bereputasi.

“Semua prodi di IAIMNU sudah terakreditasi B, ditambah dengan capaian IGCJ yang diterima oleh Scopus, kita sudah berada di jalur yang tepat untuk menjadi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama yang unggul,” ucapnya.

Sedangkan Editor in Chief IGCJ, Aprezo Pardodi Maba, M.Pd, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam membantu pengelolaan IGCJ.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan IAIMNU, Kementerian Agama RI, Kemenristek Brin, Tim IGCJ, Guru-guruku, Reviewer, Penulis, Pembaca, dan pihak lain yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, tanpa peran kalian IGCJ tidak akan bisa berada di titik ini,” ujarnya.

Kehadiran IGCJ diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam perkembangan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang bimbingan dan konseling islam. IGCJ adalah jurnal pertama dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dan jurnal Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) pertama di bidang islamic studies yang diterima oleh Scopus. Capaian IAIMNU tersebut pun disambut hangat oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Muhammad Ali Ramdani.

“Prestasi Jurnal terindeks Scopus yang lahir dari rahim PTKIS seperti IAIMNU sungguh luar biasa. Fakta ini sekaligus menjadi cambuk bagi kampus-kampus PTKI lainnya, untuk memperoleh rekognisi internasional bereputasi. Saya juga menyampaikan selamaat kepada Direktur DIKTIS atas segala kebijakan akselerasi pengelolaan publikasi ilmiahnya, terutama untuk Jurnal Ilmiah selama ini, kini berbuah manis untuk semua kalangan, baik negeri maupun swasta. ujar Muhammad Ali Ramdani.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER