PARLEMEN

Penggabungan Kemenristek, PKS: Bukti Pemerintah Tidak Konsisten

MONITOR, Jakarta – Sidang paripurna DPR sepakat untuk menggabungkan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kemendikbud. Dari versi pemerintah, peleburan ini bertujuan agar fungsi riset dan teknologi dapat memperkuat Ditjen Dikti.

Namun kritik justru terlontar dari Politikus PKS, Mardani Ali Sera. Ia menilai penggabungan Kemenristek ke Kemendikbud justru menjadi bukti pemerintah tidak konsisten dengan kebijakannya.

“Sikap tidak konsisten pemerintah tunjukkan dengan pisah-gabung Kemenristek dan Kemendikbud. Tidak seperti memindahkan lemari, ada orang sampai program yang dipindahkan dan ini bisa berdampak kepada kinerja,” kata Mardani Ali Sera, Senin (12/4/2021).

“Menyedihkan karena pemerintah seakan sedang ‘tari poco-poso’ untuk bab riset dan teknologi,” ucapnya satire.

Mardani pun menjelaskan, bangsa Indonesia memiliki UU Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (UU Sisnas IPTEK). Menurutnya, beleid yang merupakan turunan dari pasal 31 ayat 5 UUD ini mengamanatkan pemerintah agar menjamin tiap orang untuk memperoleh manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi serta turut memajukannya.

Ia menambahkan, di masa pandemi, negara maju pun berbondong-bondong menginvestasikan dana untuk riset agar menjadi yang terdepan dalam menangkap peluang-peluang besar.

Sayangnya, kata Mardani, ketika tahun 2020 lalu anggaran Kemenristek justru ‘disunat’ besar-besaran.

“Padahal sekitar 80% dana penelitian serta pengembangan kita berasal dari APBN, sedangkan 20% dari industri. Jauh berbeda dengan Singapura maupun Korea Selatan yang dimana 80-84% berasal dari industri,” tandas Anggota DPR RI ini.

Recent Posts

Mobilitas Kendaraan di Ruas Semarang ABC Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas

MONITOR, Semarang – Seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa, PT Jasamarga…

4 jam yang lalu

Kemenag Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi Jelang Idulfitri 1447 H

MONITOR, Jakarta - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

7 jam yang lalu

Labelisasi Patriotisme Jelas Bahayakan Demokrasi

MONITOR, Jakarta - Public Virtue Research Institute (PVRI) mempertan sikap anti kritik presiden Prabowo yang…

10 jam yang lalu

Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menyelenggarakan Mudik Gratis Bersama Jasa Marga…

12 jam yang lalu

Usut Tuntas Teror terhadap Aktivis Kontras, Minta Polisi Bergerak Cepat

MONITOR, Jakarta - Komisi III DPR RI mengecam keras aksi penyiraman air keras kepada aktivis…

12 jam yang lalu

Kemenhaj Sambut Fatwa Muhammadiyah, Dam Haji Kini Bisa di Tanah Air

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyambut baik fatwa yang dikeluarkan oleh…

15 jam yang lalu