Gubernur Banten Wahidin Halim menyalurkan insentif kepada guru honorer tingkat SMK/SMA dan SKh secara simbolis (Foto: Facebook Wahidin Halim)
MONITOR, Rangkasbitung – Pimpinan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Yayasan La Tahzan Citeras Rangkasbitung Kabupaten Lebak, KH Asep Saefullah mengapresiasi kebijakan pemberian insentif honor bagi guru dan tenaga kependidikan swasta yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat tepat dan bermanfaat.
“Saya sangat mengapresiasi kebijakan Gubernur Banten memberikan insentif untuk guru SMA/SMK/SKh se-Banten sebesar Rp.500.000,- perbulan. Ini adalah kebijakan yang sangat mulia, manfaat dan berkah,”kata KH Asep melalui keterangan tertulis yang diterima, Kamis (8/4).
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak itu menyebut kebijakan pemberian insentif bagi guru tingkat SMA/SMK dan SKh swasta merupakan bukti bahwa Pemprov Banten sangat peduli dengan pendidikan.
“Ini bukti bahwa pemerintah Provinsi Banten peduli pendidikan, ingin memuliakan pendidikan dan ingin membangun masyarakat Banten melalui sektor pendidikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya juga berharap kedepan kebijakan serupa juga akan dirasakan manfaatnya oleh guru-guru di tingkat SMP. Dengan begitu tenaga guru dan tenaga pendidik disemua tingkatan bisa lebih semangat dan terpacu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kedepan, semoga apresiasi seperti itu juga akan diterima oleh guru-guru honor ditingkat SMP,” harapnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, secara simbolis menyalurkan insentif honor bagi guru dan tenaga kependidikan swasta.
Penyerahan insentif honor guru dan tenaga kependidikan swasta dilakukan oleh Gubernur kepada delapan (8) orang penerima yang mewakili delapan (8) Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Banten di Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 158 Kota Serang pada Rabu (7/4).
MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…
MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…
MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…