PARLEMEN

Eko Patrio Sebut Impor Beras Sangat Merugikan Petani

MONITOR, Jakarta – Kebijakan impor beras dinilai bakal menguntungkan segelintir pihak. Untuk itu, Anggota Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo mengingatkan agar pemerintah mempertimbangkan kebijakan tersebut kembali.

Politikus yang akrab disapa Eko Patrio ini menilai kebijakan impor beras justru akan merugikan para petani.

“Jangan sampai kebijakan impor beras ini hanya menguntungkan segelintir pihak dan justru malah merugikan petani dan masyarakat luas,” kata Eko Patrio mengingatkan, Sabtu (27/3/2021).

Eko mengingatkan, stok beras impor di tahun 2018 lalu pun masih menumpuk sekitar 100 ribu ton. Sehingga ia menilai pemerintah tak usah mengimpor beras lagi.

“Saat ini saja masih menumpuk 100 ribu ton Beras Impor tahun 2018 lalu yang sekarang kualitasnya sudah memburuk!” tandas Sekretaris Fraksi PAN DPR RI.

Recent Posts

Wamenag Serahkan Bantuan Awal Rp150 Juta ke Asrama MAN 2 Yogyakarta

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i menyalurkan bantuan Rp150 juta untuk…

6 jam yang lalu

Prabowo Bahas Pemulihan Sumatra dan Penugasan Khusus 2026

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri dan pejabat negara, Jumat…

10 jam yang lalu

Menag Puji Konsep Natal Nasional 2025 yang Sangat Indonesia

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengapresiasi dan menyebut Perayaan Natal Nasional 2025…

11 jam yang lalu

Polemik Kayu Banjir Aceh, DPR Desak Kepastian Status Hukum

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Saan Mustopa menyoroti…

19 jam yang lalu

Profil Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Amal Fathullah dan Jasanya bagi Pesantren

MONITOR, Ponorogo - Pondok Modern Darussalam Gontor kehilangan salah satu pendidik terbaiknya. Prof. Dr. KH…

23 jam yang lalu

HAB Ke-80, Wamenag Minta ASN Kemenag Jaga Integritas dan Hidup Sederhana

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i memberi pesan khusus pada Hari…

24 jam yang lalu