HUKUM

Polemik AJB Bumiputera, Pengamat Sebut Tindakan Aparat Tepat

MONITOR, Jakarta – Pengamat Asuransi Diding S Anwar menilai tindakan tegas aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung, Kepolisian dan Penyidik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menertibkan kegaduhan yang mengganggu norma-norma ketentuan yang berlaku dalam proses penyelesaian polemik melanda AJB Bumiputera 1912 sudah tepat.

Menurutnya, pengambil alihan dengan cara paksa dan ilegal yang terjadi sekarang di AJB Bumiputera 1912 sangat berbahaya dan akan mempersulit penyelamatan lembaga asuransi tersebut.

“Bahaya, tidak boleh dibiarkan itu, akan semakin mempersulit keadaan untuk penyelamatan AJB Bumiputera 1912 sebagai Institusi Bisnis yang menyandang status Usaha Bersama”, kata diding kepada redaksi, Selasa (23/3/2021).

Diding menjelaskan, penyelamatan institusi bisnis menjadi semakin jauh dari norma etika bisnis, karena sudah masuk ranah hukum, kini AJBB 1912 sibuk dengan berbagai masalah hukum.

“Padahal sejatinya sebagai Institusi Bisnis yang corenya Perusahaan Asuransi Jiwa untuk kesejahteraan masyarakat, harus sibuk ikhtiar mencari upaya peningkatan pelayanan prima kepada Pempol yang juga sebagai Pemilik Perusahaan harus fokus aksi korporasi bukan aksi lain-lain”, jelasnya.

Ia berharap semoga tidak tambah sibuk menjadi masuk ke ranah-ranah yang lain-lain misal menjadi pergerakan politik.

Penetapan eks Ketua Badan Perwakilan Anggota (BPS) Nurhasanah sebagai tersangka, oleh penyidik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akibat tidak melaksanakan perintah tertulis terkait Pasal 38 Anggaran Dasar Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 langsung direspon panas oleh Perkumpulan Pempol Bumiputera.

Beberapa Perkumpulan Pempol Bumiputera melakukan aksi Pengusiran Direksi, Komisaris & BPA AJB Bumiputera 1912

“Kami Pemegang Polis AJB Bumiputera 1912 Yang Tergabung Dalam Korwil Jabodetabek dengan tegas menyatakan : Menolak pengurus BPA, BOD & BOC yang tidak legitimate serta rangkap jabatan. Segera Bentuk Panitia Pemilihan RUA & umumkan hasilnya secara terbuka. Segera Bentuk Plt Dirut & Plt Komut.”, tuntutannya.

Diding menyampaikan, bahwa anggaran dasar AJB Bumiputera tahun 2011 ini dibuat oleh internal sendiri AJB Bumiputera 1912 (bukan orang eksternal yang buat), wajib hukumnya Organ Perusahaan dan Jajaran Internal Bumiputera tanpa terkecuali menjunjung tinggi dan mempedomani pelaksanaan AD secara penuh, murni dan konsekwen.

“Ayo kembali ke tujuan utama yaitu Penyelamatan AJB Bumiputera 1912”, ungkapnya.

Ibarat Drone yang dimuati jutaan penumpang, ngeri dan tidak terbayang bagaimana nasib pempol sebagai penumpang apakah bisa selamat.

“Urusan Hukum serahkan dan percayakan kepada pihak yang berwajib, biarlah yang bermasalah hukum mempertanggung jawabkan segala perbuatannya di Pengadilan”, tuturnya.

Fokus Prioritas penyelamatan AJB Bumiputera 1912 (Terutama urusan Organ Perusahaan yang Vacuum dan Likuiditas yang terpuruk dalam).

“Yang Dibutuhkan sekarang adalah Pempol & Pegawai serta para pihak itu butuh solusi penyelamatan AJBB 1912 terutama urusan Kapal harus ada Nakhoda yang punya SIM juga kaitan likuiditas (jangka ; pendek, menengah maupun panjang). Apakah itu untuk pembayaran klaim pempol, bayar gaji pegawai, bayar Hak Agen, bayar honor wong cilik (OB, Security dan Outsourcing lainnya) yang berbulan bulan belum dibayar. Belum lagi bayar kewajiban kepada Negara, BPJS, ke mitra kerja dll yang tertunggak”, pungkasnya.

Recent Posts

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

3 jam yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

4 jam yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

5 jam yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

6 jam yang lalu

Partai Gelora Soroti Perubahan Data Desil DTSEN

MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…

6 jam yang lalu

Verifikasi Seleksi PPIH 2027 Tetap Berjalan, CAT Dilaksanakan Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan proses Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

8 jam yang lalu