BUMN

Telkom Dukung Pemkab Tegal Wujudkan Smart Goverment

MONITOR, Jakarta – Melalui sistem ‘Smart Goverment‘ layanan pemerintahan daerah diharapkan bisa lebih cepat, efektif dan efisien. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menjalin kerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom).

Bupati Tegal Umi Azizah menegaskan, jika digitalisasi pelayanan publik dan tugas-tugas administrasi pemerintahan sudah menjadi keharusan. Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari perubahan cepat pola komunikasi dan literasi digital masyarakat yang sudah melek teknologi di era Internet of Things (IoT).

“Pemerintahan kita saat ini dituntut bekerja lebih cepat, kaya akan inovasi dan adaptif pada perkembangan teknologi informasi. Dan percepatan tranformasi digital pada penyelenggaraan urusan pemerintahan ini adalah pilar penting dalam reformasi birokrasi,” ujarnya, Senin (22/3).

Selanjutnya, Umi juga mengingatkan perlunya percepatan proses transformasi mindset dan perilaku pada sumber daya aparaturnya. Tujuannya adalah untuk membangun pola pikir digital dan tidak lagi konvensional.

Semangatnya melayani secepat mungkin, semudah mungkin untuk menciptakan kepuasan, kenyamanan dan kepastian publik yang dilayani.

“Payung kesepakatan sudah kita bangun, sekarang tinggal bagaimana para pimpinan organisasi perangkat daerah ini bisa bekerja kreatif dan sungguh-sungguh untuk merubah organisasinya menjadi organisasi yang modern dengan smart goverment-nya,” lanjut Umi.

Sementara itu, General Manager Witel Pekalongan PT Telkom, Nanang Setiyo Utomo mengatakan, jika pihaknya menawarkan kerjasama big data analytic yang terintegrasi ke dalam platform BigBox guna mendukung terwujudnya kebijakan Satu Data Indonesia, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019.

Nanang menuturkan, kerjasama analsis big data untuk membangun lingkungan data yang terintegrasi dan mudah diolah ini sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola datanya.

Analisis data yang dihasilkannya juga tidak hanya bermanfaat bagi pengambilan kebijakan pemerintah daerah yang efektif dan efisien, tapi juga pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat dan dunia usaha seperti UMKM.

Pada kesempatan ini Nanang menawarkan tiga bentuk platform analis data, yaitu social media analytic platform atau BigSocial, e commerce analytic platform atau BigCommerce dan one data management platform BigOne.

BigSocial lanjut Nanang, merupakan platform analisis media sosial yang fungsinya mengukur secara tepat tentang tren, merek, isu sosial politik dan ekonomi, personal brand, dan lainnya di media sosial dan media siber secara lebih mudah dan efektif yang disajikan dalam satu tamplan dashboard.

Sedangkan BigCommerce adalah platform analisis pasar ekonomi digital yang fungsinya memonitor produk online di marketplace.

Disini, penggunanya dapat secara cepat menganalisis jumlah penjualan produk, revenue dari penjualan produk, pedagang teratas berdasarkan penjualan, tolok ukur penetapan harga, jumlah pembelian di seluruh marketplace di Indonesia dengan lebih mudah dan efektif yang disajikan dalam satu tampilan dashboard.

Adapun BigOne adalah platform satu data yang memungkinkan pemerintah menyatukan data yang tersebar dalam satu sistem manajemen data yang terstandarisasi berdasarkan kebijakan Satu Data Indonesia.

“Di Provinsi Jawa Tengah, kami baru menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang. Sedangkan untuk wilayah Karesidenan Pekalongan, Kabupaten Tegal ini menjadi yang pertama bekerjasama dengan kami,” ujar Nanang.

Recent Posts

Puan: Budaya Pilah Sampah Harus Jadi Gerakan Nasional Demi Lindungi Kesehatan dan Masa Depan Kota

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut baik kebijakan yang akan diterapkan Pemprov…

3 jam yang lalu

Antisipasi Ancaman Hantavirus, Waka Komisi IX DPR Minta Pintu Masuk RI Diperketat dan Perkuat Fasilitas Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini meminta Pemerintah untuk melakukan…

8 jam yang lalu

Legislator Dorong Pelaku Pencabulan Santriwati Dapat Pemberatan Hukuman dengan UU TPKS

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq mendorong agar pelaku pencambulan puluhan…

8 jam yang lalu

Kemenperin Resmikan Pabrik Kawat Baja dengan Nilai Investasi Rp300 Miliar di Subang

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mendorong transformasi dan kemandirian industri logam nasional melalui peningkatan…

10 jam yang lalu

FGD LS-ADI di Palu: Pendidikan Berkarakter Jadi Kunci Hadapi Krisis Lingkungan

MONITOR, Palu - Organisasi Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI) menggelar Focus Group Discussion…

10 jam yang lalu

Menaker: Kebersamaan Perkuat Ketenagakerjaan Hadapi Tantangan Global

MONITOR, Cianjur — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kekuatan Indonesia dalam menghadapi tantangan global tidak hanya…

13 jam yang lalu