Kepala Disdik Depok, Mohammad Thamrin. (Foto: istimewa)
MONITOR, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah meluncurkan program Klinik Belajar. Program tersebut untuk membantu permasalahan siswa selama mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Kepala Disdik Kota Depok, Mohamad Thamrin mengatakan, Klinik Belajar baru diterapkan sejak semester dua tahun ajaran 2020-2021, tepatnya di awal 2021. Program itu disiapkan sebagai sarana konsultasi antara siswa dan guru.
“Siswa bisa bertemu gurunya untuk konsultasi. Contohnya, apabila ada anak Sekolah Dasar (SD) yang belum bisa baca, kemudian butuh bantuan agar bisa cepat baca, maka akan dibantu oleh gurunya lewat Klinik Belajar,” katanya kepada wartawan, Senin (15/03).
Thamrin menjelaskan, Klinik Belajar dapat diikuti siswa dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Seperti pembatasan waktu konsultasi, pembatasan jumlah siswa, serta mendapatkan persetujuan orang tua siswa.
“Anak yang mengikuti program ini terbatas, tidak lebih dari lima anak, dan kemudian juga waktunya dibatasi hanya dua jam,” jelasnya.
Thamrin menambahkan, saat ini semua sekolah belum diizinkan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal ini perlu dilakukan, mengingat Kota Depok masih dalam situasi pandemi Covid-19.
“Sekarang seluruh sekolah masih PJJ, tidak ada yang tatap muka,” pungkasnya.
MONITOR, Kediri - Kementerian Agama menggelar kegiatan ‘Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri’ di…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming, serta para menteri Kabinet…
MONITOR, Serpong - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar M.A. Ph.D. memaparkan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus…
MONITOR, Bandung - Suasana haru dan penuh semangat Ramadan terasa di Masjid Ibnu Umi Maktum,…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…