Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie (dok; Republika)
MONITOR, Jakarta – Wacana masa jabatan Presiden bakal diperpanjang selama tiga periode menuai perhatian masyarakat Tanah Air. Pasalnya, isu tersebut diduga digulirkan oleh politikus senior Amien Rais.
Melalui laman video yang diunggahnya, Amien Rais menyatakan rezim Jokowi berniat ingin menguasai seluruh lembaga tinggi yang ada di Indonesia.
Menyikapi isu ini, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie meminta publik agar tidak terpancing wacana perpanjangan masa jabatan Presiden itu. Menurut Jimly, itu adalah sebuh jebakan politik.
“Jangan ada yang terpancing dengan wacana masa jabatan presiden 3 periode. Ini ide yang buruk dari semua seginya, dan cuma digulirkan sebagai jebakan saja,” tukas Ketua Umum ICMI ini.
Jimly menegaskan, hingga kini bangsa Indonesia tidak membutuhkan adanya perpanjangan masa jabatan Presiden.
“Bangsa kita pun juga tidak mbutuhkan prpanjangan masa jabatan presiden sama sekali. Maka kalo ada ide perubahan terbatas UUD, jangan kaitkan dengan isu 3 periode ini,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa swasembada pangan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak tokoh masyarakat dan umat beragama untuk menyikapi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil meyakinkan General Administration of Customs of…
MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyampaikan bahwa tata kelola dan…
MONITOR, Jakarta - Dalam rangka mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) merupakan “pesantren besar”…