Ketua Umum Demokrat Agus harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajarannya mengunjungi kediaman Prof Jimly Asshiddiqie
MONITOR, Jakarta – Kegiatan lawatan terus dilakukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyikapi munculnya hasil kongres luar biasa (KLB) yang mengukuhkan Moeldoko sebagai Ketua Umum.
Kali ini, AHY didampingi oleh Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Mas Renville Antonio, Kepala BPOKK Kang Herman Khaeron dan beberapa jajaran pengurus DPP Partai Demokrat, mengunjungi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Jimly Asshiddiqie.
“Saya dan para sahabat perjuangan sengaja menyambangi beliau langsung di kediamannya di Jakarta Selatan. Alhamdulillah, kedatangan kami disambut dengan sangat hangat oleh beliau yang juga ditemani oleh Bapak Sugiharto (Menteri BUMN 2004-2007) dan Bapak M. Jafar Hafsah (Ketua Fraksi Demokrat 2012-2014),” ujar AHY dalam kunjungan tersebut, Rabu (10/3/2021).
Dalam pertemuan itu, AHY mengungkapkan dirinya mendiskusikan permasalahan bangsa hingga harapan kedepan. Selain itu, AHY pun ‘curhat’ mengenai permasalahan internal yang melanda partai Demokrat.
AHY pun mengungkapkan, Jimly turut bersimpati dan memberikan dukungan kepadanya untuk terus mempertahankan partai Demokrat.
“Beliau (Jimly) juga memberikan dukungan penuh kepada kami, karena menurutnya, ini bukan hanya soal mempertahankan Partai Demokrat, tapi juga soal mempertahankan nilai-nilai Demokrasi di Indonesia agar semakin baik kedepannya,” terang AHY.
MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…
MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…
MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…
MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…