POLITIK

Apresiasi Jokowi, Hamdan Zoelva Ingatkan Peredaran Miras Ilegal

MONITOR, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva, mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo mencabut lampiran Perpres nomor 10 tahun 2021 terkait izin investasi miras di beberapa titik wilayah Indonesia.

Ia juga mengimbau elemen masyarakat untuk turut mengapresiasi langkah Presiden. Dimana, Jokowi dinilai mendengar dan mempertimbangkan sejumlah masukan dan kritik masyarakat.

“Kita perlu memberikan apresiasi atas kebijaksanaan Presiden yang membatalkan pembukaan bidang usaha investasi minuman keras dalam lampiran Perpres 10/2021. Presiden mendengarkan suara rakyat,” kata Hamdan Zoelva dalam keterangannya, Selasa (2/3/2021).

Meski sudah dibatalkan, salah satu mantan pengurus PBB ini meminta agar pelarangan peredaran miras di Indonesia tetap ditegakkan.

“Ayo tetap tegakkan aturan, dalam peredaran dan penjualan minuman keras ilegal,” imbuhnya.

Recent Posts

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

5 jam yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

11 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

12 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

13 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

13 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

14 jam yang lalu