NASIONAL

Aktivis Lingkungan Harap Gerakan Politik Hijau PDIP Diikuti Partai Lain

MONITOR, Jakarta – Aktivis Lingkungan, Swietenia Puspa Lestari, berharap misi mulia yang dilakukan PDI Perjuangan (PDIP) dapat diikuti oleh partai lain.

Menurut yang akrab disapa Tenia itu, gerakan cinta lingkungan yang diinisiasi PDIP yakni mencanangkan ‘Cinta Ciliwung Bersih’ merupakan kebijakan yang konkret menyelamatkan keberadaan sungai paling vital itu bagi keberlangsungan hidup manusia.

“Tentunya saya sangat senang, dan terima kasih sudah dihadirkan diajak berbicara di sini. Sekali lagi saya merasa, ini merupakan langkah yang baik bisa dicontoh dengan partai-partai lain,” ungkapnya saat hadir pada dialog dengan tema ‘Politik Hijau’ yang diselenggarakan DPP PDIP secara virtual, Jakarta, Sabtu (20/2/2021).

Tenia yang fokus pada masalah sampah, sebetulnya berharap peran masyarakat yang benar-benar nyata demi menjaga lingkungan. Punya hobi menyelam, awal terjun menjadi aktivis lingkungan, Tenia mendapati banyak sampah yang ternyata dibuang masyarakat ke laut. Ini terjadi karena ketidaktahuan dan minimnya informasi. 

Lewat organsisasi Divers Clean Action, lembaga yang didirikannya, Tenia melakukan pendampingan dan pelatihan hingga kampanye intens supaya masyarakat bisa memilah sendiri sampah rumah, sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Tenia juga memuji langkah kantor pusat PDIP yang meniadakan sampah plastik sekali pakai, seperti kemasan botol air mineral dan menyiapkan tempat isi ulang air minum.

“Mungkin bisa step up yaitu memilah sampah dari rumahnya masing-masing, kantornya masing, sehingga sampahnya bisa dimanfaatkan dan diaur ulang lebih banyak,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, CEO Greenhope Tommy Tjiptadjaja, mengatakan bahwa persoalan lingkungan saat ini bukan hanya pekerjaan rumah yang ditanggung pemerintah semata. 

Soal lingkungan, menurut Tommy, terbukti bukan hanya sekadar membangun kesadaran masyarakat. Justru lewat Greenhope, Tommy bisa membuktikan, sektor lingkungan mampu berkembang jadi unit usaha menguntungkan. 

“Sebenarnya kalau kita bicara lingkungan, kita kan bicara rumah tinggal kita. Kita bicara diri kita, anak cucu kita. Sebenarnya orang-orang harus melihat diri kita, harus mau menjaga lingkungan. Harus mau membuat gimana lingkungan kita lebih baik lagi,” katanya.

Recent Posts

Pasar Semakin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Kian Kompetitif

MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…

10 jam yang lalu

Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen 0 Persen

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…

10 jam yang lalu

88 Perwira Dirotasi Kapolri Suyudi, IPW Soroti Potensi Gesekan Internal Polri

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario…

13 jam yang lalu

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Jadi Panggung Peternak, Kementan Perkuat Genetik dan Produktivitas

MONITOR, Bogor – Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 bukan sekadar mencari sapi terbaik. Di…

17 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT

MONITOR, Kupang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo…

17 jam yang lalu

Kementan Perkuat Langkah Pemda dalam Pengendalian Penyakit Hewan di Gunungkidul

MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…

1 hari yang lalu