BERITA

BPBD DKI Gandeng Sejumlah Pihak Atasi Banjir di Cipinang Melayu

MONITOR, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta berupaya keras mengatasi genangan air banjir yang merendam wilayah Jakarta, terutama kelurahan Cipinang Melayu.

Pada Jumat, 19 Februari 2021 kemarin, tim BPBD DKI bersama-sama dengan aparat TNI, Polri, SAR Jakarta, Sudin Damkar, Sudin DSDA, Sudin LH, Sudinsos, PPSU Kelurahan, Para relawan kebencanaan serta masyarakat gotong royong mengatasi genangan banjir di Cipinang Melayu.

Dilansir dari laman BPBD DKI, sejumlah upaya telah dilakukan diantaranya yakni memberikan peringatan dini kenaikan TMA serta peringatan dini cuaca ekstrem kepada masyarakat, penanganan pengungsi, melakukan penyedotan dengan pompa, serta evakuasi warga.

Pihak BPBD DKI pun melaporkan saat ini banjir di Kelurahan Cipinang Melayu berangsur surut.

Recent Posts

Tercatat 24 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Berhasil Pulang ke Tanah Air

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Staf Teknis Urusan Haji terus…

2 jam yang lalu

DPR Desak ASDP Perketat Keamanan Kapal Merak-Bakauheni Jelang Mudik

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mendorong PT ASDP Indonesia Ferry…

9 jam yang lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, Komnas Haji: Keputusan Arab Saudi Jadi Penentu Keberangkatan Haji 2026

MONITOR, Ciputat – Menjelang pemberangkatan kelompok terbang (kloter) perdana ibadah haji 2026 M/1447 H yang…

13 jam yang lalu

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Uskup Asia Juli 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Antonius…

13 jam yang lalu

Tegaskan Kepengurusan Sah di Bawah Gugum Ridho Putra, DPP PBB: Tolak Penunjukan Pj Ketum

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), Gugum Ridho…

13 jam yang lalu

Ketua Banggar DPR: Subsidi Salah Sasaran Capai 80 Persen, Bebani APBN

MONITOR, Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti masih tingginya ketidaktepatan…

15 jam yang lalu