Kepala Disdik Kota Depok, Mohamad Thamrin. (dok. istimewa)
MONITOR, Depok – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok meminta guru dan tenaga kependidikan untuk ikut proaktif dalam penanganan virus Corona atau Covid-19. Hal tersebut demi memutus mata rantai penyebaran virus itu, khusus nya di satuan pendidikan.
“Jadi saya mohon bapak ibu sekalian apabila ada teman, guru, atau tenaga kependidikan kita yang terpapar Covid-19, langsung kita lakukan tindakan dengan melapor ke Puskesmas,” kata Kepala Disdik Kota Depok, Mohamad Thamrin dalam salah satu acara streaming Bersama Keluarga Besar Dinas Pendidikan Kota Depok, Rabu (17/02).
Dirinya juga menyarankan, agar setiap satuan pendidikan menutup sementara kegiatan belajar mengajar jika menemukan guru ataupun tenaga pendidik yang terpapar Covid-19. Penutupan dilakukan selama tiga hari serta disterilisasi.
“Kalau ada yang terpapar, baiknya sekolah juga dilockdown dulu minimal 3 hari, disemprot disinfektan, kemudian juga dilakukan pembersihan,” katanya.
Lanjut Thamrin, saat ini pihaknya juga tengah mengupayakan pemberian kuota vaksin Covid-19 untuk guru. Pendataan jumlah guru baik negeri maupun swasta juga telah dilakukan.
“Tenaga pendidik dan kependidikan akan mendapat kuota vaksin Covid-19, hanya memang saya belum tau berapa jumlah kuota yang diberikan dari petugas kesehatan untuk guru dan tenaga pendidik di Depok,” pungkasnya.
MONITOR - Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan…
MONITOR, Surabaya — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah…
MONITOR, Jakarta – Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menghadirkan Trisakti Peduli sebagai gerakan kemanusiaan yang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…
MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…
MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…