Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati
MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menegaskan pandemi Covid-19 tidak melemahkan fokus APBN untuk terus mendukung masyarakat dan pelaku usaha terutama pengusaha Ultra Mikro (UMi) dalam menggerakkan ekonomi.
Menurutnya, usaha UMi justru harus mendapat akses pembiayaan dan naik kelas ke segmen mikro.
Untuk itu, dikatakan Sri Mulyani, pemerintah kini membentuk Holding Ultra Mikro untuk memperluas pelayanan dan mendorong ultra mikro untuk terus maju dan berkembang.
“Sinergi dan integrasi bisnis operasi BUMN di bidang pelayanan pembiayaan UMi dilakukan oleh PT BRI, PT PNM, dan PT Pegadaian – agar pelayanan pembiayaan meningkat dari 15 juta nasabah UMi menjadi 29 juta nasabah pada tahun 2024. Pemerataan kesejahteraan dan kesempatan kerja akan meluas,” kata Sri Mulyani, dalam keterangannya.
Ia menyatakan para pelaku UMi dapat menikmati berbagai layanan produk pembiayaan yang lebih lengkap serta potensi pendanaan yang lebih murah.
“Pemerintah berharap pelaku usaha ultra mikro dapat segera merasakan manfaatnya,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) memperkuat sinergi untuk…
MONITOR, Jakarta - Gangguan transaksi pada layanan teknologi finansial (tekfin) Flip memasuki hari keempat. Sejak…
MONITOR, Dili - Setelah memaparkan konsep pengembangan ekonomi biru di hadapan Wakil Perdana Menteri Timor-Leste…
MONITOR, Dili - Pengembangan ekonomi biru Timor-Leste memasuki tahap baru. Anggota DPR RI sekaligus Guru…
MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…