MEGAPOLITAN

Rencana Pendirian Kampung Turki, DPRD Depok: Benahi Dulu Kampung Siaga

MONITOR, Depok – Rencana pendirian Kampung Turki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang dinilai dapat mengenalkan masyarakat setempat terhadap budaya ‘negara kebab’ itu, terus menuai polemik. Ketua Komisi A DPRD Kota Depok Hamzah, misalnya.

Hamzah menjelaskan, semestinya Pemkot Depok mengoptimalkan penanganan penyebaran Covid-19, dibanding wacana pendirian Kampung Turki.

Sebab, menurut Hamzah, tren kasus konfirmasi atau positif di Depok masih terus meningkat, bahkan penambahannya rata-rata di atas 200 kasus per hari.

“Gak usah berpikir untuk bikin Kampung Turki, benahi dulu Kampung Siaga (Covid-19) agar disetiap Kampung Siaga tren positifnya menurun,” kata Hamzah kepada MONITOR, Kamis (04/02).

“Kampung Siaga kita kan masih berantakan, cuman anggaran mulu, tetapi penyebaran Covid di Depok masih tinggi. Jadi, gak usah dulu untuk berpikir Kampung Turki, pikir tuh Kampung Siaga,” sambung Hamzah yang juga sebagai Ketua Satgas Lawan Covid-19 Kota Depok.

Namun demikian Hamzah mengatakan, dirinya tidak keberatan rencana Pemkot Depok untuk bekerja sama dengan pemerintah maupun lembaga negara Turki.

“Bukan tidak setuju bekerjasama dengan Turki, kita lihat dulu urgensinya seperti apa?. Mending dioptimalkan Kampung Siaga-nya. Sehingga zona orange Depok berubah menjadi zona hijau, itu baru prestasi,” ujarnya.

“Kan sayang, anggaran dipakai ratusan miliar, tetapi positif Covid semakin hari semakin bertambah,” tegasnya.

Seperti diketahui, Wakil Wali Kota Depok terpilih, Imam Budi Hartono menawarkan pendirian Kampung Turki di Depok kepada Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal.

Penawaran itu disampaikan Imam dalam sebuah acara pertemuan secara virtual, belum lama ini.

Recent Posts

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…

5 jam yang lalu

GNTI Salurkan Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…

8 jam yang lalu

Lonjakan Arus Libur Paskah 2026, Jasa Marga Catat 210 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

MONITOR, Jakarta – Momentum libur panjang Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) mendorong peningkatan signifikan volume…

9 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan adalah Benteng Terakhir Daya Tahan Bangsa

MONITOR - Pakar kelautan sekaligus tokoh nasional, Prof Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa pangan bukan sekadar…

10 jam yang lalu

Wamen UMKM: Diplomasi Maritim Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung pelayaran muhibah KRI Bima…

13 jam yang lalu

Donor Darah Serentak Wanita TNI dan Dharma Pertiwi Pecahkan Rekor MURI, Libatkan 13 Ribu Lebih Pendonor

MONITOR, Jakarta – Aksi kemanusiaan berskala nasional yang digelar Wanita TNI bersama Dharma Pertiwi berhasil mencetak…

16 jam yang lalu