BERITA

Dinas Pemakaman DKI Bantah Ukuran Petak Makam Covid-19 Diperkecil

MONITOR, Jakarta – Belakangan ini, santer beredar kabar petak liang lahat jenazah Covid-19 diperkecil. Namun hal tersebut langsung dibantah oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Ivan Murcahyo, menegaskan kabar tersebut tidak benar. Petak makam kuburan yang ditentukan dan diputuskan Pemerintah DKI sebesar 2,5 x 1,5 meter persegi.

Menurutnya, jika petak makam dikurangi ukurannya ditakutkan jenazah virus corona tidak muat ketika akan dikebumikan.

“Tidak benar lah, kalau petak kita kecilkan,” ujar Ivan saat dikonfirmasi awak media, Selasa (2/2).

Ia mengakui, bila beberapa hari belakangan ini sempat ramai pemberitaan terkait persoalan tersebut. Menurut dia, perkecil luas makam liang lahat tidak mungkin dilakukan yang ada adalah mengoptimalkan lahan-lahan yang masih kosong untuk bisa difungsikan lebih banyak dalam membuat perpetakan makam.

“Alasan Pemda DKI tak mungkin memangkas luas petak makam, yakni kebijakan itu akan menyulitkan petugas penggali kubur saat prosesi pemakaman jenazah,” terangnya.

Lanjutnya, ada cara lain menambah banyak petak makam COVID-19 dengan mengoptimalkan lahan. Misalnya memangkas prasaranya yang tidak terlalu penting.

“Mungkin harusnya bisa 500 petak, kita bisa optimalkan 510, 520 atau 530 petak kuburan karena ada beberapa area yang kita ringkas,” paparnya.

Dengan begitu, Ivan menegaskan, Dinas Pertanaman dan Pemakaman tidak memperkecil ukuran makam dan masih tetap sama sebesar 2,5 x 1,5 meter persegi.

“Nanti berpengaruh sama keseluruhan petak yang ada, petak disini lebih kecil yang sana lebih besar, yang ada jadi kacau,” pungkasnya.

Recent Posts

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…

14 jam yang lalu

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

22 jam yang lalu

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

2 hari yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

2 hari yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

2 hari yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

2 hari yang lalu