PARIWISATA

Pulihkan Sektor Pariwisata, Sandiaga Rela Ngantor di Bali

MONITOR, Denpasar – Janji Sandiaga Salahuddin Uno untuk memulihkan sektor pariwisata di Bali tampaknya bukan isapan jempol belaka. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini membuktikan keseriusannya dengan berkantor di Pulau Dewata itu.

Ya, Menpar yang akrab disapa Sandi ini menyatakan dirinya akan berkantor di Bali untuk beberapa hari kedepan.

“Untuk beberapa hari ke depan saya akan berkantor di Bali,” kata Sandiaga, Kamis (28/1/2021).

Sebagai destinasi favorit wisatawan nusantara, Sandiaga ingin melihat secara langsung usaha-usaha mikro dan kecil yang ada di pulau Dewata, karena 80 persen masyarakatnya menggantungkan lapangan kerjanya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ini yang harus kita pulihkan,” sambungnya.

Recent Posts

Kepulangan Jemaah Haji Capai Lebih dari 121 Ribu, Kemenhaj Ajak Jaga Nilai Haji Sepanjang Hayat

MONITOR, Jakarta - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci terus berjalan lancar. Hingga Jumat…

5 jam yang lalu

Dirut LPDB Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, secara resmi membuka kegiatan Pekan Kreatif Nusantara (PKN)…

7 jam yang lalu

Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali memperoleh pengakuan di kancah internasional dengan masuk…

8 jam yang lalu

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Genjot Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam Padi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) secara masif meluncurkan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan…

12 jam yang lalu

17 Jemaah Haji Jombang Mendapatkan Bantuan dari UEA

MONITOR, Jombang — Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia hingga…

16 jam yang lalu

Puan: Pemulihan Pascagempa Sulteng Harus Berorientasi pada Pemulihan Kehidupan Warga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa bumi besar…

18 jam yang lalu