Kementan: Pasar Mitra Tani Kementan Sediakan Daging Sapi

Mentan SYL saat melaunching Pasar Mitra Tani/TTIC di Toko Daging Nusantara, Bekasi, Sabtu (11/4/2020).

MONITOR, Jakarta – Pasar Mitra Tani (PMT) Kementerian Pertanian (Kementan) mengadakan gelar daging sapi dengan harga murah, menyusul melonjaknya harga daging sapi di Jabodetabek beberapa hari terakhir, dan adanya ancaman pemogokan dari pedagang daging. Per hari Sabtu (23/01/2021) harga daging sapi masih berada di kisaran Rp 128.000-135.000 per kg, di atas harga eceran tertinggi sebesar Rp.105.000 per kg untuk paha belakang.

Menurut Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri, yang dihubungi Sabtu (23/01/2021), mengatakan hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kekosongan stok akibat mogoknya pedagang daging sapi.

“Agar daging sapi tetap cukup di masyarakat, PMT menyediakan stok daging sapi beku dengan harga lebih murah. Jenis daging sapi untuk rendang harganya Rp.80.000/kg,” ujar Risfaheri.

Dijelaskannya lebih lanjut, PMT menyiapkan stok daging sapi beku dengan jumlah yang cukup sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Pelaksanaan gelar pangan daging sapi beku ini berlangsung dari tanggal 21 sampai 25 Januari 2021 di 12 lokasi Pasar Mitra Tani di wilayah Jabodetabek.

Selain melayani pembelian langsung, PMT juga menggencarkan layanan daring baik yang bekerja sama dengan jasa pengantaran online maupun melalui aplikasi PasTani yang diluncurkan pada desember 2020 lalu.

Sebelumnya, pada Kamis (21/1/2021), Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memastikan stok daging sapi dan kerbau di pasar aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia mengimbau masyarakat tak khawatir.

“Jadi kita tidak usah khawatir akan kekurangan. Dan jika kenaikan harga terjadi Kementan siap koordinasi dengan Kemendag untuk mengontrolnya,” kata Mentan Syahrul.