Penampakan banjir di Kota Binjai yang diambil warganet melalui drone (dok: Twitter @jm30ardiansyah)
MONITOR, Jakarta – Banjir besar di Kalimantan Selatan mencuri perhatian khalayak luas. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai penyebab banjir di Kalsel bukanlah karena curah hujan yang cukup tinggi sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo.
Koordinator Kampanye Walhi, Edo Rakhmad, mengatakan ada faktor lain penyebab banjit tersebut meluap di sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan.
“Bukan semata-mata karena curah hujan yang tinggi. Ada faktor lain sehingga banjir bisa besar seperti ini,” ujar Edo Rakhmad, dalam program Mata Najwa, Rabu (21/2021) malam.
Ia pun mempertanyakan jumlah daratan di Kalsel yang sudah digunakan investor untuk membuka usaha tambang khususnya.
“Dari total daratan Kalsel, berapa banyak sih yang sudah dibebani dengan izin (usaha tambang). Izin yang muncul bukan setahun dua tahun, tapi justru ada yang 12-15 tahun,” tanya Edo.
MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…
MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…
MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…