NASIONAL

Pengamat Sebut Konsep PRESISI Akan Jadikan Polri Profesional dan Berwibawa

MONITOR, Jakarta – Pengamat Intelijen dan Pertahanan, Susaningtyas Kertopati, mengungkapkan bahwa jika konsep Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo terlaksana, maka akan tercapai Polri yang profesional dan berwibawa.

Seperti diketahui, dalam uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan menjalankan Konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) jika diberikan amanah menjadi Kapolri selanjutnya.

Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Transformasi Organisasi Polri yang Presisi itu diuraikan ke dalam empat program, yaitu Penataan kelembagaan, Perubahan sistem dan metode organisasi, Menjadikan SDM Polri yang unggul di era police 4.0 dan Perubahan teknologi kepolisian modern (police 4.0).

1. Program Penataan Kelembagaan diwujudkan dengan kegiatan antara lain: (a) menguatkan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan; dan (b) penguatan struktur organisasi Polri.

2. Program Perubahan Sistem dan Metode Organisasi diwujudkan dengan kegiatan yakni penyempurnaan Pedoman dan Standard Operasional Prosedur kepolisian yang Presisi berbasis data dan teknologi informasi. Dalam pembinaan SDM Polri, pimpinan dan organisasi tidak boleh berhenti memikirkan dan meningkatkan kesejahteraan anggota.

3. Program Menjadikan SDM Polri yang Unggul di Era Police 4.0 diwujudkan dengan kegiatan antara lain: (a) peningkatan kuantitas dan kualitas SDM Polri menuju era police 4.0; (b) peningkatan sistem manajemen karir berbasis kinerja; (c) perluasan kerja sama pendidikan di dalam dan luar negeri; (d) pengelolaan SDM unggul yang humanis; dan (e) peningkatan kesejahteraan pegawai Polri.

4. Program Perubahan Teknologi Kepolisian Modern Police 4.0 diwujudkan dengan kegiatan antara lain: (a) penyatuan sistem informasi kepolisian yang terintegrasi; (b) pemenuhan sarana dan prasarana Polri; dan (c) menjadikan Puslitbang Polri sebagai pusat riset teknologi kepolisian.

Oleh karena itu, dalam kepemimpinan Polri dengan Konsep Presisi tersebut, Listyo pun berkomitmen untuk:

1. Menjadikan Polri sebagai institusi yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan (Presisi).

2. Menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional.

3. Menjaga soliditas internal.

4. Mendukung terciptanya ekosistem inovasi dan kreatifitas yang mendorong kemajuan Indonesia.

5. Menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan.

6. Mengedepankan pencegahan permasalahan, pelaksanaan keadilan restoratif dan problem solving.

7. Setia kepada NKRI dan senantiasa merawat kebhinekaan.

“Mengamati hal di atas, bila terlaksana maka akan tercapai Polri yang profesional dan berwibawa,” ungkap Susaningtyas Kertopati saat dihubungi MONITOR, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Wanita yang akrab disapa Nuning itu mengatakan bahwa Kapolri baru harus piawai dalam menghadapi Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) dalam kurun waktu tiga sampai lima tahun mendatang beserta jawaban aksi tindaknya.

Nuning menambahkan, Kapolri baru juga harus mengelola Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri dengan pola yang lebih terintegrasi dengan badan lain dalam institusi Polri.

“Sehingga data intelijen bisa langsung bermanfaat sebagai dasar pengambilan keputusan pimpinan Polri. Kinerja Baintelkam ke depan penting sekali utamanya dalam tangani Intoleransi,” ujarnya.

Recent Posts

Dari Teh hingga Agrowisata, Dana Bergulir LPDB Perkuat Bisnis Puskopkar PTPN VIII

MONITOR, Jakarta - Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat…

1 jam yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi UMKM Aceh Bangkit Pascabencana

MONITOR, Aceh – Ratusan pengusaha UMKM terdampak bencana di Aceh mengikuti workshop pendampingan peningkatan kapasitas…

6 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…

21 jam yang lalu

Soroti Dugaan Korupsi Batu Bara Kukar, LSAK: Uang Disita, Kok Pemiliknya Tidak Ditetapkan Tersangka?

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…

22 jam yang lalu

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…

22 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2, Seleksi Petugas Berlanjut

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…

1 hari yang lalu