BERITA

Wagub DKI Ungkap Penyebab Tingginya Kasus Covid-19 saat PSBB Ketat

MONITOR, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan tingkat pemahaman masyarakat terkait pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) di Ibukota semakin tinggi. Hal tersebut seiring penerapan PSBB ketat yang dilakukan sejak 11 hingga 25 Januari mendatang.

“Ya alhamdulillah, kita lihat bahwa seminggu ini sejak tanggal 11 diberlakukan, sampai dengan kemarin, alhamdulillah masyarakat ada peningkatan kesadaran dari pada Melaksanakan protokol kesehatan atau COVID-19,” ujar Riza Patria.

Namun demikian, orang nomor dua di Jakarta ini tak menampik kalau angka kasus Covid-19 di Jakarta angkanya masih cukup tinggi.

“Kalau melihat angkanya kasus Covid-19 di Ibukota masih tinggi ya. Hal itu karena disebabkan beberapa hal,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, angka di Jakarta tinggi karena Jakarta, pertama, sebagai ibukota Jakarta, jadi tempat transit masuknya masyarakat dari dalam dan luar negeri, daerah dan sebagainya.

“Kedua, di Jakarta masih tinggi karena kami lakukan test 10 kali lipat dari standar WHO. Ketiga, disebabkan masih adanya rapelan dari sebelumnya. Keempat, karena memang di Jakarta kemarin libur akhir tahun, yang masih memberikan dampak. Jadi setidaknya ada empat faktor yang menyebabkan kasus Jakarta masih cukup tinggi,” terangnya.

“Mudah-mudahan, di minggu-minggu kedepan setelah tanggal 25 kita lihat ada perkembangan. Harapan kita tentunya menurun di Jakarta dan mudahan-mudahan seiring dimulainya vaksinasi masyarakat lebih peduli. Sekalipun ada keyakinan kami minta juga tetap disiplin taat menggunakan masker dan taat protokol kesehatan,” pungkasnya.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

8 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

19 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

19 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu