Sukmo Harsono Siap Jadi Dubes RI Pertama yang Divaksin Covid-19

Pemerintah Republik Panama akan memvaksin 80 persen rakyatnya secara gratis

Dubes RI untuk Panama, Sukmo Harsono. (Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Republik Panama akan memvaksin 80 persen rakyatnya secara gratis di 2021 ini. Pemberian vaksin akan dilakukan secara empat tahap.

Duta Besar (Dubes) RI untuk Republik Panama, Sukmo Harsono, mengungkapkan bahwa pemberian vaksin tahap pertama, yakni 1 juta 450 ribu dosis untuk 225 ribu tenaga kesehatan (nakes), petugas keamanan, warga lanjut usia (lansia), petugas kebersihan dan disabilitas usia 16 tahun ke atas.

“Tahap kedua, 1 juta 92 ribu dosis untuk 546 ribu orang kelompok usia 60 tahun ke atas dan pasien dengan penyakit kronis,” ungkapnya melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

Sukmo mengatakan, pemberian tahap ketiga, sebanyak 300 ribu dosis untuk 300 ribu orang kelompok suku asli (indigenus), serta masyarakat di daerah yang sulit terjangkau.

“Keempat, jumlah vaksin 1.111.410 untuk 556.206 orang kelompok usia 50-59 tahun, guru sekolah, pekerja transportasi dan masyarakat umum,” kata politikus Partai Bulan Bintang (PBB) itu.

Sukmo menjelaskan, vaksin yang digunakan di Republik Panama adalah dari Pfizer-BioNT Tech sebanyak 3 juta 75 dosis, AstraZeneca 1 juta 92 ribu dan Johnson & Johnson yang belum diketahui jumlahnya.

“Upaya memperoleh vaksin juga melalui mekanisme Covax,” ujarnya.

Dalam penjelasannya, lanjut Sukmo, tidak dirinci kelompok masyarakat umum apakah termasuk Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) dan kalangan diplomatik.

Menurut Sukmo, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Panama City sedang melakukan komunikasi ke pemerintah setempat dan akan melaporkan ke Jakarta, mengingat hal tersebut termasuk dalam tugas Perlindungan WNI.

“Saya sebagai Duta Besar apabila secara medis dinyatakan layak untuk divaksin, maka siap menjadi Dubes pertama yang akan divaksin,” ungkapnya.