Kasus Positif Covid-19 di Garut Tembus 5.000 Orang

"Upaya pencegahan menjadi sangat penting dengan menumbuhkan kesadaran“

Pegawai DKPP sedang menjalani uji usap atau swab test Covid-19 di Kantor DKPP, Jakarta, Senin (28/9/2020). (Humas DKPP)

MONITOR, Garut – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut mencatat secara akumulasi sejak April 2020 hingga Januari 2021, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menembus 5.035 orang yang tersebar di berbagai kecamatan dari beragam klaster penularan.

“Ya sekarang sudah tembus lima ribuan (positif Covid-19),” ungkap Humas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut, Yeni Yunita, di Garut, Jawa Barat, Minggu (17/1/2021).

Yeni menyebutkan, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu terdiri dari 554 orang menjalani isolasi mandiri, 487 orang isolasi di rumah sakit, kemudian 3.840 orang sudah dinyatakan sembuh dan 154 orang meninggal dunia.

“Pada hari ini pula telah dilaporkan kasus konfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia sebanyak dua orang,” ujarnya.

Yeni mengatakan, laporan terbaru kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Garut pada Sabtu (16/1/2021) sebanyak 129 orang berdasarkan laporan laboratorium RSUD dr Slamet Garut dan dari tempat pelayanan kesehatan lainnya.

Selain laporan tambahan kasus, ada juga laporan terbaru pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 sebanyak 72 orang dan diperbolehkan pulang untuk menjalani isolasi di rumah.

“Kasus konfirmasi positif Covid-19 telah selesai pemantauan bertambah sebanyak 72 orang,” katanya.

Yeni mengungkapkan, Satgas Penanganan Covid-19 Garut terus menelusuri dan memeriksa kesehatan masyarakat, hasil laporan di lapangan itu setiap hari ada kasus baru positif Covid-19.

Kondisi itu, menurut Yeni, harus menjadi perhatian semua pihak dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah dan memutus penularan wabah Covid-19.

“Upaya pencegahan menjadi sangat penting dengan menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan di dalam keluarga itu sendiri,” ungkapnya.