Ketua KPU Arief Budiman di Monas (dok: wartakota)
MONITOR, Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Arief Budiman dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Putusan DKPP tersebut karena Arief Budiman mendampingi Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting saat menggugat Surat Keputusan Presiden terkait pemberhentian dirinya dari jabatan komisioner.
“Teradu (Arief Budiman) terbukti tidak mampu menempatkan diri pada waktu dan tempat di ruang publik karena di setiap kegiatan teradu di ruang publik melekat jabatan Ketua KPU,” demikian bunyi penggalan Putusan DKPP dalam persidangan yang digelar pada Rabu (13/1/2021).
Arief Budiman juga dinyatakan bersalah karena kembali menjadikan Evi Novida Ginting sebagai Komisioner KPU RI. Oleh karena itu, Arief Budiman dinyatakan melanggar kode etik dan dinyatakan tidak pantas menjadi Ketua KPU RI.
“Memutuskan mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian. Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia kepada teradu Arief Budiman selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sejak putusan ini dibacakan,” demikian bunyi putusan DKPP yang dibacakan Ketua DKPP RI Muhammad.
DKPP pun meminta KPU RI melaksanakan putusan tersebut dalam kurun waktu tujuh hari ke depan.
MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…
MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…
MONITOR, Bogor - Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton…
MONITOR, Jakarta - Ratusan warga Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan…
Oleh: Maria UlfaDosen Sastra Inggris, Fakultas Adab & HumanioraUniversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…