MONITOR, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik keputusan fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyusul izin penggunaan vaksin Sinovac dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kedua lembaga ini menyatakan vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac boleh digunakan dan bersifat aman, berkhasiat serta halal.
“Alhamdulillah, sudah keluar keputusan fatwa halal dari Komite Fatwa Majelis Ulama Indonesia dan juga diberikannya persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat dari BPOM RI untuk Vaksin Covid-19 buatan Sinovac bekerja sama dengan Bio Farma,” kata Erick Thohir, Selasa (12/1/2021).
“Ini kabar menyejukkan dan sangat dinanti,” sambungnya.
Menurut Erick, kini para tenaga kesehatan, pelayanan publik dan masyarakat bisa divaksinasi tanpa ada keraguan.
“Vaksin Sinovac aman, berkhasiat, dan halal. Insya Allah, vaksinasi disertai disiplin protokol kesehatan akan melindungi diri, orang sekitar, dan negeri,” imbuhnya.
MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…
MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…
MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…