KRIMINAL

Sempat Mogok, Pedagang Tempe Tahu di Depok Kembali Berjualan

MONITOR, Depok – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok Zamrowi Hasan mengatakan, mulai Senin (4/1/2021) kemarin, pedagang tempe tahu di sejumlah pasar tradisional, mulai kembali berjualan. Sebelumnya para pedagang tersebut sempat mogok berjualan akibat meningkatnya harga kedelai.

Menurut Zamrowi, sesuai informasi dari Kementerian Perdagangan, kenaikan harga kedelai disebabkan lonjakan permintaan dari Tiongkok ke Amerika Serikat selaku eksportir.

“Kalau harga kedelai naik beimbas pada biaya produksi juga naik,” katanya, saat dikonfirmasi, Selasa (5/1).

Zamrowi menjelaskan, harga kedelai impor di tingkat pengrajin mengalami penyesuaian dari Rp 9 ribu/kg pada November 2020. Kini menjadi Rp 9.300/kg-Rp 9.500/kg pada Desember 2020, atau naik sekitar 3,33-5,56 persen.

“Dari rilis Kemendag RI juga disebutkan stok kedelai di gudang importir sekitar 450.000 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan 2-3 bulan mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Depok, Anim Mulyana menyebut, harga tempe di Pasar Cisalak mengalai kenaikan dari Rp 7 ribu/potong menjadi Rp9 ribu/potong. Atau naik Rp 2 ribu/potong.

Sedangkan di Pasar Agung harga tahu semula Rp 3.500/potong menjadi Rp5 ribu/potong, dan tempe juga mengalami kenaikan dari Rp 5 ribu/potong menjadi Rp 7 ribu/potong.

Anim menambahkan, terdapat beberapa pasar juga yang menjual tempe tahu dengan harga normal. Namun, untuk mensiasatinya, para pedagang mengurangi ukurannya.

“Menurut petugas di Pasar Sukatani harga tempe normal, harga tahu naik Rp500/potong,” pungkasnya.

Recent Posts

Usulan Penyesuaian BPIH 2027, Wamenhaj: Upaya Minimalkan Beban Biaya Jemaah, Akan Dibahas Bersama DPR

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengusulkan perubahan komposisi pembiayaan dalam Biaya…

2 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk memperluas pemanfaatan…

2 jam yang lalu

Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mendukung investigasi total dugaan korupsi pemenuhan…

2 jam yang lalu

Menaker Tegaskan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja

MONITOR, Medan — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus meningkatkan produktivitas, memperkuat pelindungan pekerja, dan meningkatkan…

8 jam yang lalu

INNOPROM 2026 Perkuat Langkah Industri Agro Indonesia Menembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Indonesia akan membawa kekuatan industri agro dan pengolahan pangan ke panggung internasional…

8 jam yang lalu

Oknum Polisi Diduga Sekap dan Siksa Istri, Legislator Dorong Reformasi Pengawasan Internal Polri

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez menyoroti kasus dugaan penyekapan dan…

9 jam yang lalu