Libur Nataru, Lebih dari 7.000 Kendaraan Lewati GT Bandara Adi Soemarmo

Sebanyak 7.372 kendaraan melewati Gerbang Tol (GT) Bandara Adi Soemarmo selama masa periode arus mudik libur Natal 2020, dan Tahun baru.

MONITOR, Boyolali – Selama masa periode arus mudik libur Natal 2020, dan Tahun baru 2021, sebanyak 7.372 kendaraan melewati Gerbang Tol (GT) Bandara Adi Soemarmo. PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui kelompok usahanya PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), mencatat angka ini terhitung tanggal 25 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.

Direktur Utama PT JSN Arie Irianto menjelaskan, jumlah kendaraan tersebut merupakan kumulatif dari kendaraan pada periode arus mudik dan arus balik, baik yang arah masuk maupun arah keluar Bandara Adi Soemarmo.

Ia menambahkan, GT Bandara Adi Soemarmo yang menjadi bagian dari Jalan Tol Solo-Ngawi, dioperasikan secara fungsional pada Jumat (25/12), setelah dua hari sebelumnya mendapatkan Sertifikat Laik Operasi dari Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Beroperasinya GT Bandara Adi Soemarmo dapat memudahkan perjalanan pengguna jalan tol yang hendak menuju dan dari Bandara Adi Soemarmo, terutama di periode libur tahun baru 2021,” ujar Direktur Utama PT JSN Arie Irianto.

Selain itu, Arie menjelaskan bahwa GT Bandara Adi Soemarmo saat ini masih beroperasi tanpa tarif, berbeda dengan jalan tol fungsional yang biasanya ditutup kembali setelah pelayanan operasi di periode tertentu telah selesai.

“Sejak dibuka kemarin, GT Bandara Adi Soemarmo masih beroperasi tanpa tarif atau pengguna jalan dikenakan tarif nol rupiah. Artinya, pengguna jalan tol dapat melewati jalur ini dengan dikenakan tarif gerbang tol terdekat. Ketentuan ini akan diberlakukan hingga keluarnya Surat Keputusan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait penetapan tarif tol GT Bandara Adi Soemarmo. Meski demikian, pengguna jalan tol tetap harus menggunakan kartu e-Toll saat melintasi jalan tol tersebut,” tambahnya.