Ahmad Haikal Hasan/ dok: Detik.com
MONITOR, Jakarta – Haikal Hassan meminta semua pihak tidak lagi memperpanjang kisruh kasus mimpi bertemu Rasulullah yang sebelumnya dia beberkan di ruang publik. Pasalnya, dirinya sudah mengklarifikasi ihwal mimpi tersebut ke pihak berwenang.
Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab Center ini mengatakan, tujuan sebenarnya yakni menghibur keluarga korban laskar FPI yang tewas ditembak polisi. Namun ia menegaskan, mimpi tersebut bukanlah rekayasa.
“Soal mimpi sudah diklarifikasi. Mimpi itu betul dan tujuannya cerita agar para keluarga almarhum tidak memperpanjang kesedihan mereka dan semua damai tenang,” kata Haikal Hassan, dalam keterangannya.
Ia pun meminta agar semua pihak tidak lagi memelintir polemik mimpi ketemu Rasulullah itu.
“Tak usah lagi dipelintir macam-macam. Saya memaafkan semua. Semoga damai Indonesiaku,” imbuh Haikal.
MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…
MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…
MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…
MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…