PENDIDIKAN

Mahasiswa Peserta Diklatpimnas Dapat Bekal Networking Building

MONITOR, Semarang – Asisten Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Komunikasi dan Informasi, Asrori S. Karni, membekali mahasiswa peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Nasional (Diklatpimnas) kemampuan networking building dalam kepemimpinan tranformatif.

“Saya optimis, potensi leadership dan proses penyiapan kepemimpinan di kalangan mahasiswa saat ini jauh lebih menjanjikan. Karena ekosistem daya dukungnya jauh lebih memadai,” ujar Asrori, mantan Ketua Formasi Nasional, Jumat (25/12) melalui aplikasi zoom.

Menurutnya, setiap orang mempunyai kapasitas kepemimpinan yang akan menentukan wajah organisasi yang dipimpinnya.“Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh pemimpin adalah kemampuan membangun jejaring kerjasama”, katanya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Dosen UNUSIA Jakarta ini, seorang pemimpin harus mempunyai karakter baik dan unggul seperti leadership, manajerial, kerja tim, passion, kreatif, kritis, kolaboratif, komunikarif dan aman.

Aktivis Mahasiswa ’98 ini berpesan agar mahasiswa untuk memperkuat kompetensi, reputasi, dan nilai tambah diri. Selain itu menjaga integritas, karakter (team work, sharing, dl), ekspos diri secara tepat (medsos, komunitas, media pers, dll), dan intensitas interaksi dengan orang lain.

Kepada 80 Aktivis Mahasiswa PTKI se-Indonesia, Asrori berpesan agar tidak tergoda korupsi, terjebak narkoba, skandal asusila, doktrin teror atas nama agama karena akan merusak tunas muda potensial potensial.

Diklatpimnas diinisisiasi oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI dengan menggandeng Rumah Moderasi Beragama (RMB) UIN Walisongo pada tanggal 20-30 Desember 2020 dengan cara online dan offline.

Terkait dengan networking Asrori menerangkan bahwa dalam membangun jaringan, iklim aktivisme mahasiswa sekarang jauh lebih kondusif. Kemudahan komunikasi digital menjadi modal penting, tinggal kompetensi dan karakter yang harus diperkuat. “Itu modal penting untuk kelangsungan merawat networking, meng-upgrade leadership, demi kaderisasi kepemimpinan transformatif di kalangan mahasiswa”.

Asrori menganggap, di era medsos, membuka jaringan (perkenalan) mudah dilakukan. Yang lebih penting adalah menjaga kesinambungan, kepercayaan dan menciptakan mutualisme dalam jejarting organisasi.

Asrori mencontohkan role model domestic dalam mengelola networking: Gus Dur (pluralis), Syafi’I Maarif (penjaga moral public), Jusuf Kalla (juru damai), KH Hasyim Muzadi (penerimaan sosial), Khofifah Indar Parawansa (mengayun di tengah konflik), Saifullah Yusuf (persahabatan), Karni Ilyas (investigasi underground), Abdul Mu’thi (aktivis muda), Bahlil (dunia usaha, dari bawah), atau Yeni Wahid dengan jejaring internasionalnya.

Sessi Networking Building dipandu oleh Muhammad Adib Abdussomad Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Diktis. Nara sumber yang tampil dihari ke-6 Diklatpimnas adalah Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Sadili.

Recent Posts

Kementan Dorong UGM Daftarkan HAKI PVT

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP)…

29 menit yang lalu

Rektor UIN Jakarta: Konflik Iran vs Amerika Mereda Jadi Momentum Strategis Perkuat Pondasi Pembangunan Nasional

MONITOR, Jakarta - Meredanya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel harus dimaknai Indonesia sebagai…

41 menit yang lalu

Kemnaker–Pertamina Jalin Kolaborasi Pengembangan SDM dan Pelatihan Vokasi K3

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masih menjadi…

2 jam yang lalu

Menteri UMKM: Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengumumkan penurunan suku bunga…

4 jam yang lalu

Pendorongan Jemaah dari Makkah Berakhir, Layanan Haji Terfokus di Madinah

MONITOR, Jakarta — Proses pendorongan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan selesai pada Senin…

4 jam yang lalu

Kunjungi Kelompok Ternak Canghegar, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dengar Langsung Keluhan Peternak

MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…

19 jam yang lalu