BERITA

PAM Jaya Akui Cakupan Air Bersih Ibukota Masih Tergantung dari Luar

MONITOR, Jakarta – PAM Jaya mengakui ketergantungan terhadap air curah maupun air baku di Ibukota selama ini berasal dari luar Jakarta. Stok air yang digunakan di Jakarta sebagian besar berasal dari luar Jakarta, yakni dari kawasan Jatiluhur sebesar 82 persen, Tangerang 12 persen, sementara internal Jakarta hanya 6 persen.

Direktur Utama PAM Jaya, Bambang Hernowo, menyebut secara kapasitas, PAM Jaya memiliki 20.727,5 liter per second (LPS). Panjang pipa 11.900 km dan pelanggan PAM saat ini sampai dengan Oktober 888.342 pelanggan.

“Dengan jumlah pelanggan ini, coverage kita masih di angka 65 persen,” kata Bambang dalam diskusi virtual bersama Wartawan Balaikota-DPRD Jakarta, Rabu (23/12).

Oleh sebab itu, PAM Jaya memiliki lima inisiatif untuk memenuhi cakupan layanan air minum perpipaan sampai 100 persen dan memastikan keberlanjutan air di Jakarta.

Pertama, PAM tengah menambah pasokan air baku dengan menambah water tereatment plant (WTP) PAM Jaya. WTP tersebut di antaranya adalah SPAM Ciliwung sebanyak 200 LPS, SPAM hutan kota sebesar 500 LPS, SPAM Pesanggrahan sebesar 750 LPS, dan uprating di Buaran 3 sebanyak 3000 LPS.

“SPAM di hutan kota telah selesai. Lalu, untuk uprating di Buaran, kita punya lahan di Buaran yang bisa kita manfaatkan dan menaikkan 1000 LPS menjadi 4000 LPS di sana,” jelas Bambang.

Yang Kedua, yakni pasokan air curah (SPAM regional). Hal ini berasal dari kegiatan strategis nasional. Di antaranya adalah SPAM Jatiluhur 4.000 sebanyak LPS dan SPAM Karian sebanyak 3.200 LPS.

Ketiga, PAM Jaya tengah menuntaskan pekerjaan rumah (PR) soal kebocoran air atau non revenue water (NRW). Cara yang dilakukan adalah rehabilitasi dan pernaikan layanan serta distribusi perpipaan, pencegahan jaringan pipa ilegal, meter replacement, dan district metered area.

“Kita harus menurunkan NRW supaya kita bisa menambah pasokan itu sendiri yang saat ini sudah ada ada airnya tapi terbuang,” tutur dia.

Keempat, PAM Jaya berupaya untuk menghemat air Dengan memindahkan air tanah ke dalam air minum perpipaan. Sebab, aspek lingkungan menjadi terganggu ketika terjadi ekstraksi air tanah secara besar besaran.

“Inilah peran PAM Jaya untuk bisa mengkonversi dengan menyediakan air perpipaan untuk menggantikan air tanah dalam yang ada sekarang,” ucap Bambang.

Kelima, edukasi kepada warga soal penghematan air dan pemindahan dari air tanah dalam ke air minum perpipaan yang dilayani PAM Jaya. Sebab, meskipun suatu daerah masih memiliki air tanah dengan kualitas bagus, tapi tidak ada jaminan kualitas tersebut dapat bertahan lama. “Makanya kita edukasi ke warga agar jadi pelanggan PAM Jaya,” sebutnya.

Mengingat kemampuan fiskal DKI tengah terkontraksi, hal ini berimbas terhadap penyertaan modal daerah (PMD) PAM Jaya, Bambang mengakui pihaknya harus mencari sumber pendanaan secara kreatif untuk bisa mencapai 100 persen layanan.

“Total investasi yang kita butuhkan kurang lebih sebesar Rp27 triliun hingga Rp28 triliun untuk bisa mencapai 100 persen cakupan layanan, targertnya di tahun 2030,” pungkasnya.

Recent Posts

Antisipasi Kekeringan dan Ketegangan Geopolitik, Mentan Amran Gas Rapat Meski Hari Minggu

MONITOR, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggelar rapat pada hari Minggu untuk…

16 menit yang lalu

Apresiasi Pengiriman Delegasi MHM, Menag: Mesir Adalah Negara Cendekiawan Islam

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menerima audiensi para Qari dan Da'i lulusan…

25 menit yang lalu

Menag Buka Konferensi IAIN Sorong, Tekankan Integrasi Ilmu dan Agama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa agama tidak lagi dapat dipisahkan dari…

50 menit yang lalu

Kemenperin Perkuat Penjaminan Mutu Produk Emas Nasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat jaminan kualitas produk emas nasional di tengah tren…

2 jam yang lalu

Instruksi ‘Siaga 1’ Panglima TNI dinilai Inkonstitusional, Ancam Supremasi Sipil

MONITOR, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkritik keras instruksi Siaga 1…

2 jam yang lalu

Joyful Ramadan, DWP Kemenag Aceh Besar Salurkan Santunan Anak Yatim

MONITOR, Jakarta - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar membagikan sekitar…

4 jam yang lalu