BUMN

Jelang Nataru, Pertamina Optimalkan Pasokan LPG di Serang dan Cilegon

MONITOR, Jakarta – Pertamina memastikan ketersediaan LPG Jelang Natal dan Tahun Baru dengan memberikan penambahan fakultatif untuk LPG hingga 14% atau setara dengan tambahan 251,480 tabung  untuk LPG Subsidi dan 2% untuk LPG Non Subsidi di wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kabupaten Cilegon.

“Antisipasi kenaikan konsumsi LPG, Pertamina akan memberikan extra dropping di bulan Desember secara keseluruhan (Brightgas, Elpiji 12kg dan LPG subsidi 3kg) di wilayah Serang dan Cilegon sekaligus mengaktifkan 122 pangkalan siaga yang siap memberikan pelayanan di hari libur,” ujar Eko Kristiawan, Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Barat.

“Khusus untuk LPG 3 Kg, rata-rata harian konsumsi untuk Serang & Cilegon adalah 69.800 tabung/hari. Selama Periode Desember, kami siapkan “extra dropping” 251.480 tabung atau setara dengan kenaikan 14%,” tambah Eko.

Pertamina juga terus melakukan pemantauan kebutuhan LPG 3 Kg di sejumlah wilayah yang menjadi tujuan mudik serta sejumlah lokasi tujuan wisata yang seringkali dimanfaatkan oleh usaha mikro untuk mengolah dan menjajakan produknya.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG Tabung 3 Kg, LPG 3 Kg bersubsidi diperuntukkan hanya bagi rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro.

“Usaha mikro adalah usaha dengan aset maksimal 50 juta dan omset maksimal 300 juta per tahun,” tambah Eko.

Bagi masyarakat dari kalangan mampu, usaha kecil dan menengah ke atas, Pertamina menyediakan tabung Bright Gas yang saat ini tersedia dalam kemasan 5.5 Kg dan 12 Kg.

Bright Gas, dilengkapi segel hologram yang berfungsi untuk menjamin isi tabung dan konsumen bisa mengetahui rusak tidaknya tabung Elpiji.

Ditambah dengan safety valve yang berfungsi untuk mengeluarkan tekanan gas secara perlahan bila tekanan dalam tabung terlalu tinggi, serta Bright Gas dilengkapi dengan QR Code yang dapat dipindai oleh aplikasi QR Code smartphone untuk mendapatkan informasi lokasi pengisian.

Eko juga menambahkan bahwa dukungan penuh dari masyarakat, untuk mengawasi peruntukkan LPG 3 Kg untuk rakyat miskin dan usaha mikro, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM no 26 Tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG sangat diperlukan. 

Apabila terdapat informasi terkait pangkalan dan agen, Pertamina menyediakan layanan contact center pertamina 135 atau melalui email pcc@pertamina.com

Recent Posts

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

2 jam yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

2 jam yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

9 jam yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

12 jam yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

18 jam yang lalu

Momentum Muktamar NU ke-35, HEBITREN Buka Jalan Investasi Peternakan Berbasis Pesantren

MONITOR, JOMBANG - Momentum Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,…

18 jam yang lalu