PERTANIAN

Berkat Bantuan Kementan, UPJA Karya Bersama Demak Sukses Kelola Mesin Panen

MONITOR, Demak – Mekanisasi pertanian menjadi hal utama dalam upaya mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern.Mentan Syahryul Yasin Limpo sejak masuk di Kementerian Pertanian tidak main-main mendukung program tersebut, salah satunya dengan penyediaan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) pascapanen untuk peningkatan produksi komoditas tanaman pangan.

Salah satunya di Kabupaten Demak dalam 5 tahun terakhir telah disalurkan ratusan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian. Tercatat sebanyak 480 unit traktor, 94 unit combine harvester, 385 unit pompa air dan 107 unit rice transplanter telah diterima oleh kelompok tani Demak.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak, Wibowo menyebutkan peningkatan pemanfaatan alsintan di wilayahnya didukung dengan pengembangan organisasi Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).

“Kami lakukan sosialisasi dan pembinaan UPJA, salah satu UPJA yang sangat menonjol disini adalah UPJA Karya Bersama,” katanya di Demak, Selasa (22/12/2020).

Bahkan, menurut Wibowo, UPJA Karya Bersama menyabet predikat UPJA Berprestasi ke-III tingkat nasional tahun 2018 lalu. Prestasi dan kemampuan UPJA mengelola alsintan bantuan Pemerintah ini menjadikan UPJA Karya Bersama sebagai rujukan UPJA percontohan.

UPJA yang telah berbadan hukum di tahun 2015 tersebut, kini sering mendapatkan kunjungan dari bebagai daerah untuk menjadikan rujukan model UPJA yang berhasil mengelola usahanya.

“Kami terus mendorong supaya UPJA ini bisa memberikan contoh bagi kemajuan yang lain, terima kasih tentun ya kami atas bantuan dari Kementan dan dukungan penuh selama ini,” ujar Wibowo.

Muhson, Ketua UPJA Karya Bersama menyebut salah satu layanan unggulan Karya Bersama saat ini adalah pelayanan jasa rice transplanter.

“Dengan mesin tanam padi sebanyak 3 unit yang kami miliki, alhamdulillah berhasil mengatasi kelangkaan tenaga kerja tanam,”ujar Muhson.

Tanpa harus menutup mata pencaharian regu tanam yang telah ada, anggota regu tanam yang kebanyakan perempuan itu, dilatih untuk membuat persemaian dalam seedling tray. Upah yang mereka dapat tidak jauh beda dari upah regu tanam.

“Hal ini malah menjadikan lebih efisien, mereka kita latih, dan tanam pun sekarang jadi lebh mudah,”sebutnya.

UPJA yang terletak di Desa Megonten, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak ini pernah mendapatkan bantuan 1 unit combine harvester pada tahun 2012. Pemanfaatan mesin panen padi tersebut dilakukan secara optimal.

Dari pendapatan pemanfaatan harvester, UPJA Karya Bersama mampu membeli 1 unit truk pengangkut alsintan, peralatan bengkel, membangun gudang penyimpanan alsintan. UPJA juga mampu menambah inventaris alsintan lebih dari 25 unit yang terdiri dari alsintan pengolahan lahan, budidaya, panen dan pasca panen. Total aset UPJA Karya Bersama sampai dengan saat ini tercatat senilai Rp 1,9 Milyar.

Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi mengatakan bahwa keberlanjutan usaha ini perlu didorong dengan membentuk korporasi.

“Ini contoh pemanfaatan bantuan pemerintah yang bagus, alsintan bisa dioptimalkan bahkan bisa menambah pendapatan kelompok tani. Seterusnya saya harap UPJA KArya Bersama mulai memanfaatkan KUR untuk meningkatkan kapasitas usahanya,” kata Suwandi.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

7 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

7 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

10 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

13 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

17 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

17 jam yang lalu