BERITA

Sepakat Bansos Berupa BLT, DPRD DKI Ingatkan Enam Point Penting Ini

MONITOR, Jakarta – Di tahun 2021 mendatang, pembagian bantuan sosial (bansos) di wilayah DKI Jakarta kemungkinan besar tak lagi berbentuk pangan, melainkan berupa bantuan langsung tunai (BLT).

Bahkan, kalangan DPRD DKI sudah sepakat untuk menghindari kisruh pembagian bansos, bantuan harus dirubah menjadi BLT.

“Saya termasuk orang pertama yang meminta kepada Pemprov DKI Jakarta agar bansos yang tadinya berbentuk pangan dirubah menjadi BLT,” ujar Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono kepada MONITOR.

Namun kata politisi Demokrat ini, agar tidak lagi terjadi kekisruhan, ada enam point yang perlu diperhatikan ketika pelaksanaan bansos BLT dibagikan atau di transfer.

Enam hal penting yang dimaksud, dibeberkan Mujiyono yakni :

  1. Perbaikan existing data yg ada (yang berhak tapi belum masuk, dimana saat kemaren dilapangan diberlakukan kebijakan di RT RW, dibagi 2 untuk yang belum kebagian).
  2. Mengakomodir warga yg kena korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) HK yang belum masuk dalam listing penerima bantuan.
  3. Memutuskan secara tegas penerima harus bankable (buka rek Bank DKI atau Bank negara yang lain dengan syarat buka rekening yang lunak dan setoran awal terjangkau ( Rp 50 ribu maksimal).
  4. Poin ke 3 dimaksudkan agar tidak terjadi antrian bila distribusi di kantor pos yang berpotensi terjadi kerumunan dan melanggar protap kesehatan.
  5. Pengawasan harus diperketat baik eksekutif legislatif dan dibantu gugus tugas Covid-19, RT RW yg sudah terbentuk diseluruh Jkt agar 6 bulan rencana pelaksaannya menjadi baik dan lancar dan diterima tepat waktu oleh masyarakat.
  6. Jangan lagi ada keterlambatan distribusi cash transfer karena kendala tekhnis terutama soal data karena akan merugikan masyarakat Jakarta

Recent Posts

Wamenaker Tekankan Penguatan Kompetensi dan Kemampuan Bahasa untuk Perluas Peluang Kerja

MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…

8 jam yang lalu

AAWC 2026, Prof Rokhmin dorong Kerja Sama Asia-Pasifik Perkuat Ketahanan Air dan Adaptasi Perubahan Iklim

MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

14 jam yang lalu

Tegas, Kemenhaj Ancam Cabut Izin Hingga Pidanakan Travel Nakal Penelantar Jemaah

MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…

22 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…

1 hari yang lalu

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

1 hari yang lalu

Eksploitasi Manusia dan Perbudakan Modern Makin Berkembang, Ketua Komisi HAM DPR Usul Revisi UU TPPO

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya berbicara soal pentingnya revisi Undang-Undang…

1 hari yang lalu