MONITOR, Jakarta – Ratusan orang pendemo dalam aksi 1812 yang digagas Aliansi Nasional Anti – Komunis (Anak) NKRI diamankan pihak kepolisian. 26 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.
“Dari ratusan yang kami amankan, sisanya diamankan di Mapolres masing-masing,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Sabtu (19/12).
Agro pun mengatakan dari ratusan yang di amankan ada 22 orang di antaranya dilokalisir ke Batalyon Infanteri Jayayudha 201, Jakarta Timur.
Selain itu, kata Argo, 26 orang peserta Aksi 1812 dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test, dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan.
Seperti diketahui, Aksi 1812 merupakan aksi unjuk rasa yang menuntut agar kasus penembakan enam anggota laskar FPI diusut tuntas, dan mendesak agar pendiri FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) dibebaskan.
Aksi ini rencananya akan digelar di Istana Negara, namun gagal karena akses ke arah sana telah ditutup polisi. Bahkan massa yang mulai berdatangan setelah sholat Jumat, dihalau Polda Metro Jaya dengan pasukan Brimob, Sabhara dan polisi berpakaian preman. Penghalauan antara lain dilakukan di Jalan Medan. Merdeka Selatan dan Jalan Abdul Muis.
Sementara itu Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi 1812, RiZal Kobar, sudah menyatakan bertanggung jawab atas kejadian saat aksi berlangsung.
MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara penyerahan jenazah Wakil Presiden…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong ormas keagamaan untuk memperkuat peran dalam pengembangan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengecam keras agresi militer yang…
MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, harga barang kebutuhan pokok (bapok) secara nasional…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan sejumlah agenda strategis Kementerian Agama dalam mendukung…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, menilai serangan yang dilakukan…