Massa aksi 1812. Foto: Istimewa
MONITOR, Jakarta – Masa aksi 1812, terus memadati Patung Kuda, Jakarta Pusat. Sambil melantunkan sholawat masa aksi meneriakan meminta aparat kepolisian membebaskan Habib Rizieq Shihab dan mengusut tuntas kasus penembakan enam orang laskar Front Pembela Islam (FPI).
“Bebaskan Habib Rizieq,” teriak pendemo di mobil komando.
Aparat kepolisian yang berjaga-jaga di lapangan meminta para pendemo untuk tidak berkerumun karena masih masa pandemi.
“Kami meminta untuk tidak berkerumun, silakan membubarkan diri Jakarta masih pandemi,” kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto melalui pengeras suara.
Namun, imbauan aparat kepolisian tidak dihiraukan. Pendemo malah terus mendatangi area Patung Kuda. Masa demo berduyun-duyun datang dari arah Jalan Thamrin.
Petugas kepolisian dengan tameng berjaga agar massa tidak maju ke depan Gedung Sapta Pesona. Massa diminta mundur ke arah Jalan Budi Kemuliaan. Polisi membentuk barikade agar tidak maju ke Patung Kuda. Kapolres terus mengingatkan massa membubarkan diri.
Akibat adanya massa aksi ini, situasi lalu lintas menuju Patung Kuda tersendat. Sedangkan akses Jalan Medan Merdeka Barat telah ditutup.
MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Menteri Investasi, Industri, dan Perdagangan Uzbekistan…
MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara penyerahan jenazah Wakil Presiden…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong ormas keagamaan untuk memperkuat peran dalam pengembangan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengecam keras agresi militer yang…
MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, harga barang kebutuhan pokok (bapok) secara nasional…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan sejumlah agenda strategis Kementerian Agama dalam mendukung…