PEMERINTAHAN

Prabowo: Saya Ucapkan Selamat dan Terima Kasih

MONITOR, Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, melantik mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen (Purn) Johannes Suryo Prabowo menjadi Ketua Tim Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).

Selain melantik Suryo Prabowo, Menhan juga memimpin Upacara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Tim Pelaksana dan Tim Ahli KKIP yang lainnya. 

Upacara dilaksanakan di Ruang Hening Gedung Soedirman Kemhan RI, Jakarta, Senin (14/12/2020) dan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Inspektur Jenderal Kemhan RI Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana serta sejumlah Pejabat Eselon I di lingkungan Kemhan RI.

Kepada para pejabat KKIP yang dilantik, Menhan Prabowo Subianto yang juga menjabat Ketua Harian KKIP, mengungkapkan selamat dan terima kasih atas kesediaannya untuk terus berbakti dan mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Saya mengucapkan selamat dan terima kasih atas bersedianya saudara-saudara untuk mengabdi dan berbakti di komite ini. Untuk bersama-sama menghasilkan kebijakan-kebijakan yang tepat untuk pengembangan dan pembangunan industri pertahanan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal (Karo Humas Setjen) Kemhan RI Brigjen TNI I.E. Djoko Purwanto, mengatakan bahwa pelantikan pejabat baru di jajaran KKIP itu didasarkan kepada Keputusan Ketua Harian KKIP Nomor: KEP/92/KKIP/XI/2020 tertanggal 27 November 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan KKIP. 

Lebih lanjut, Djoko menjelaskan bahwa KKIP adalah komite yang mewakili pemerintah untuk mengoordinasikan kebijakan nasional dalam perencanaan, perumusan, pelaksanaan, pengendalian, sinkronisasi dan evaluasi Industri Pertahanan.

Sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, KKIP memiliki visi mencapai kemandirian pemenuhan kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam), yang didukung oleh industri pertahanan yang maju dan sumber daya manusia yang unggul, mengingat Industri Pertahanan Nasional merupakan bagian terpadu dari perencanaan strategis pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk kepentingan pertahanan dan keamanan negara.

Seperti diketahui, Suryo Prabowo adalah sosok yang memang dekat dengan Menhan RI Prabowo Subianto. Bahkan di Pilpres 2019 lalu, Suryo Prabowo bahkan selalu mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan keras, terutama di media sosial.

Sekadar informasi, Pejabat Tim Pelaksana KKIP yang dilantik antara lain, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Sekretaris KKIP, Laksma TNI Sri Yanto sebagai Kepala Sekretariat KKIP, Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo sebagai Ketua Tim Pelaksana KKIP.

Kemudian Laksda TNI (Purn) Darwanto sebagai Ketua Bidang Perencanaan KKIP, Yono Reksoprojo sebagai Ketua Bidang Alih Teknologi dan Offset KKIP dan Letjen TNI (Purn) Yoedi Swastanto sebagai Ketua Bidang Litbang dan Standarisasi KKIP.

Selanjutnya, Alex Janangkih Sinaga sebagai Ketua Bidang Kerja Sama dan Pemasaran KKIP dan Slamet Soedarsono sebagai Ketua Bidang Pendanaan dan Pembiayaan KKIP.

Kemudian untuk Tim Ahli KKIP antara lain Laksda TNI (Purn) Mulyadi sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Pertahanan Laut,  Marsda TNI (Purn) Danardono Sulistyo sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Kerja Sama dan Offset, Suhono Harso Supangkat sebagai Staf Ahli Bidang Pertahanan Cyber, Lydia Silvanna Djaman sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Hukum dan Perundang-Undangan.

Berikutnya, Gatot Tetuko sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Penganggaran, Makmur Keliat sebagai Staf Ahli Bidang Kerja Sama Industri Pertahanan, Teguh Haryono sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Litbang dan Standarisasi dan Rabin Hattari Indrajad sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Perencanaan.

Recent Posts

IPW Apresiasi Kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho di Korlantas: Humanis, Profesional dan Berbasis Teknologi

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) memberikan apresiasi atas kepemimpinan Irjen Pol. Agus Suryonugroho…

7 jam yang lalu

Lolos Karantina, 10.362 Ekor Ikan Hidup Asal Natuna Kembali Diekspor ke Hong Kong

MONITOR, Batam – Sebanyak 10.362 ekor ikan hidup asal Kabupaten Natuna kembali berhasil menembus pasar…

19 jam yang lalu

Rukun, Kompak dan Bahagia, Warga RT 03 Perumahan Muslim Alfalaah 3 Gelar Family Gathering

MONITOR, Cisarua - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, warga Perumahan Muslim Alfalaah…

1 hari yang lalu

Pajak JHT Jadi Polemik, Legislator: Negara Harusnya Beri Rasa Aman ke Pekerja di Tengah Ancaman PHK

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyoroti soal polemik pengenaan tarif pajak…

1 hari yang lalu

Komisi XIII DPR Soroti Pengadaan Gembok Ditjenpas yang Dalam 2 Tahun Capai Hingga Rp 92 M, Minta Ada Audit

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh menyoroti program pengadaann gembok…

1 hari yang lalu

Dorong Penanganan Karhutla, Prof Rokhmin: Edukasi Rakyat, Hukum Tegas Korporasi Pembakar Hutan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan…

2 hari yang lalu