Waketum Partai Gerindra Fadli Zon (dok: Twitter)
MONITOR, Jakarta – Hasil rekonstruksi penembakan aparat kepolisian terhadap enam anggota laskar FPI memunculkan sejumlah kejanggalan. Dugaan kejanggalan ini ditemukan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras).
Pertama, dari beberapa pernyataan yang diungkakan pihak kepolisian sangat kontradiktif dengan hasil rekonstruksi yang digelar. kejanggalan lainnya yakni polisi tidak mengundang pihak korban, dalam hal ini FPI, untuk mengawal kasus ini.
Politikus Gerindra Fadli Zon mengamini adanya kejanggalan kasus penembakan ini dari sejumlah narasi yang kerap berubah-ubah.
“Dari narasi yang berubah-ubah, jelas sekali kejanggalan pembunuhan 6 anggota FPI itu,” kata Fadli Zon mengamati perkembangan kasus penembakan anggora FPI ini, Selasa (15/12).
Ia pun meminta agar kejelasan pelaku penembakan dibuka terang-terangan.
“Sekarang sebaiknya dibuka siapa pelaku atau eksekutor penembakan. Jangan disembunyikan!” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo bersama Pejabat Utama…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi MY Esti Wijayati meminta Pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah…
MONITOR, Jakarta - Penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 resmi dibuka di Tennis…
MONITOR, Bengkulu - Ketua PWNU Jawa Tengah, K.H. Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menegaskan…
MONITOR, Jakarta — Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Anis Matta, secara resmi meluncurkan…
MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…