Sekretaris DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Sekretaris DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman, mengaku kesal atas beredarnya kabar yang menyudutkan anggotanya pada insiden baku tembak di Tol Cikampek. Ia membantah bahwa anggota FPI membawa senjata api ketika mengawal rombongan Habib Rizieq Shihab beserta keluarganya.
“Bahwa fitnah besar kalau laskar kita disebut membawa senjata api dan tembak menembak. Laskar kami tidak pernah dibekali dengan senjata api. Kami terbiasa dengan tangan kosong, kami bukan pengecut,” kata Munarman tegas, dalam konferensi pers.
Ia menyatakan, tudingan yang menyudutkan FPI merupakan fitnah besar dan upaya pemutar balikan fakta. Terkait insiden di Tol Cikampek itu, ia berani menyatakan anggota FPI tidak melakukan aksi serangan duluan.
“Ini fitnah luar biasa, ini pemutar balikan fakta dengan menyebutkan bahwa laskar yang lebih dahulu menyerang dan melakukan penembakan,” tandas Munarman.
Sebagaimana diketahui, enam orang laskar FPI yang mengawal jalannya rombongan Habib Rizieq beserta keluarga dihadang oleh rombongan orang tak dikenal. Menurut pihak FPI, anggota mereka diculik polisi berpakaian preman dan ditembak.
MONITOR, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo bersama Pejabat Utama…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi MY Esti Wijayati meminta Pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah…
MONITOR, Jakarta - Penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 resmi dibuka di Tennis…
MONITOR, Bengkulu - Ketua PWNU Jawa Tengah, K.H. Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menegaskan…
MONITOR, Jakarta — Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Anis Matta, secara resmi meluncurkan…
MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…