MALUKU-PAPUA

Yonif 516 Amankan 42 Pelintas Batas Ilegal dari Papua Nugini

MONITOR, Boven Digoel – Satgas Pamtas RI-Papua Nugini (PNG) Yonif Mekanis 516/CY berhasil mengamankan 42 orang warga PNG yang melintasi batas negara secara ilegal di wilayah Camp Modern, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Komandan Satgas Yonif Mekanis 516/CY, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, mengungkapkan bahwa hal itu merupakan salah satu tugas pokok jajarannya sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan dalam hal ini mengamankan pelintas batas dari negara tetangga secara ilegal tanpa disertai dokumen resmi serta tidak adanya surat izin dari dinas keimigrasian setempat.

“Sebanyak 42 orang pelintas batas ilegal yang berasal dari negara tetangga yakni negara PNG yang mana mereka keluar masuk negara Indonesia tanpa disertai dengan surat izin dari dinas keimigrasian,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Di tempat terpisah, Lettu Inf Mustoha, selaku Danpos Camp Modern dari Satgas Yonif Mekanis 516/CY mengaku bahwa ia mendapatkan laporan terkait keberadaan para pelintas batas tersebut dari salah satu warga setempat. Oleh karena itu, Mustoha beserta para anggotanya menelusuri kebenaran tentang laporan tersebut.

“Ketika digali informasi ternyata mereka sudah dua hari berada di Kampung Naga, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, dengan alasan bahwa kehadiran mereka untuk melaksanakan kegiatan latihan tarian adat dalam rangka penyambutan salah satu paslon bupati,” ujarnya.

Mustoha memberikan penjelasan dan pengertian secara humanis kepada warga yang memasuki wilayah Indonesia tanpa dokumen ataupun surat izin resmi dari Dinas Imigrasi Indonesia tersebut.

“Langkah selanjutnya kami berkoordinasi dengan dinas imigrasi agar supaya pelintas batas ini dikembalikan ke negara asalnya dan mengurus surat izin resmi bila ingin memasuki wilayah negara Indonesia,” katanya.

Recent Posts

Legislator Sambut Baik Putusan MK soal Sisa Kuota Internet Tak Hangus, Minta Operator Segera Sesuaikan Layanan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi…

7 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Harap Semua Anak RI Bebas Stunting dan Punya Kesempatan Sekolah yang Baik di Momen HAN 2026

MONITOR, Jakarta - Masih dalam rangka Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli,…

7 jam yang lalu

Dukung Misi Dagang Gubernur Jawa Timur, CV Intiplant Agro Lestari Optimis Perluas Jaringan Bisnis Internasional di Hong Kong

MONITOR – Langkah strategis untuk membawa produk pertanian unggulan Jawa Timur merajai pasar global kembali…

16 jam yang lalu

Babinsa Diturunkan Awasi Kepatuhan Pajak, Legislator: Lebih Baik Fokus Kejar Perusahaan yang Sering Mangkir

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan menyoroti polemik pelibatan Bintara Pembina…

16 jam yang lalu

Integritas dan Meritokrasi Jadi Fondasi Budaya Baru Kementerian Haji dan Umrah

MONITOR, Bogor — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan integritas dan meritokrasi…

19 jam yang lalu

Bedah UU Pesantren, Guru Besar UIN Jakarta: PDF Berhak Dapat Pengakuan dan Dukungan Setara Pendidikan Formal

MONITOR, Jakarta - Pendidikan Diniyah Formal (PDF) sebagai salah satu satuan pendidikan pesantren memiliki posisi…

21 jam yang lalu