NASIONAL

Minta Rizieq Jadi Juru Damai Papua, Mariska Lubis: Tak Ada Sosok Lain yang Ideal

MONITOR, Jakarta – Penulis senior Indonesia, Mariska Lubis, meminta Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab untuk mau menjadi juru damai di Papua.

Hal itu diungkapkan Mariska lewat cuitannya di akun media sosial (medsos) Twitter @mariska_lubis yang diunggah pada Rabu (2/12/2020) pukul 14.36 WIB.

“Secara pribadi, saya meminta dengan hormat kepada yang terhormat Habibana, Habib Rizieq Shihab untuk menjadi juru damai Papua. Sesuai ajaran Islam, mendamaikan adalah perbuatan mulia dan saya yakin beliau sanggup,” ungkapnya seperti dikutip pada Jumat (4/12/2020).

Selain mencuit, aktivis HAM itu juga menyampaikan pernyataan itu melalui video berdurasi menit 20 detik yang ditautkan di bawah cuitannya tersebut. Mariska juga meneruskan pernyataannya itu ke akun Twitter @haikal_hassan, yakni Sekretaris Jenderal HRS Centre.

Haikal pun membalas pesan tersebut dan berjanji akan menyampaikan secara langsung permintaan Mariska Lubis itu kepada Rizieq Shihab.

Dalam video yang ia buat dan bagikan di Twitter itu, Mariska menilai bahwa Rizieq Shihab adalah sosok yang hebat. Mariska pun mengaku sangat menghormati Rizieq Shihab karena memiliki kemampuan diplomasi dan negosiasi yang ulung.

“Saya melihat bagaimana kehebatan seorang Habib Rizieq yang saya hormati. Kemampuan diplomasi dan negosiasi.” ujarnya.

Mariska mengatakan, mungkin banyak orang yang tidak mampu melihat kemampuan dari Rizieq Shihab itu. Namun secara pribadi, Mariska melihat bahwa sepak terjang Rizieq Shihab selama ini akan mampu menjadi juru damai bagi Papua.

“Mungkin hal ini tidak terlalu terlihat banyak orang. Tetapi saya pribadi melihat. Tidak mungkin Habibana ini bisa membesarkan FPI bahkan bisa pulang ke Indonesia jika tidak memiliki kemampuan (diplomasi dan negosiasi) yang kuat sekali. Saya respect, hormat dengan hal ini,” katanya.

Penulis buku ‘Wahai Pemimpin Bangsa!! Belajar dari Seks, Dong!!’ itu pun kembali meminta kepada Rizieq Shihab untuk membantu masyarakat Papua agar mendapat kedamaian.

Mariska menilai, kontak fisik atau senjata dan emosi tidak akan menyelesaikan permasalahan mengenai Papua. Menurut Mariska, hal itu hanya akan melahirkan petaka.

“Oleh karena itu saya pribadi, meminta kepada yang terhormat Habibana, Habib Rizieq, bantulah masyarakat Papua, berikanlah perdamaian, bagi masyarakat Papua di sana. Kontak fisik tidak akan memenangkan apa-apa. Emosi tidak akan memberikan solusi,” ungkapnya.

“Tidak ada sosok lain yang ideal yang bisa melakukan perdamaian Papua saat ini selain Habibana (Habib Rizieq). Semoga diterima. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ujar Mariska menyudahi video tersebut.

Recent Posts

AAWC 2026, Prof Rokhmin dorong Kerja Sama Asia-Pasifik Perkuat Ketahanan Air dan Adaptasi Perubahan Iklim

MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

5 jam yang lalu

Tegas, Kemenhaj Ancam Cabut Izin Hingga Pidanakan Travel Nakal Penelantar Jemaah

MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…

12 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…

17 jam yang lalu

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

23 jam yang lalu

Eksploitasi Manusia dan Perbudakan Modern Makin Berkembang, Ketua Komisi HAM DPR Usul Revisi UU TPPO

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya berbicara soal pentingnya revisi Undang-Undang…

23 jam yang lalu

Pemerintah Imbau Masyarakat Lapor Jika Ada Penyimpangan Penyaluran KUR

MONITOR, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit…

24 jam yang lalu