Ketimbang Nunda Pilkada, Irma Chaniago Minta Bawaslu Lebih Tegas

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Irma Suryani Chaniago (dok: Poskota)

MONITOR, Jakarta – Politikus Nasdem Irma Suryani Chaniago keberatan jika pilkada, yang tinggal menghitung waktu, harus ditunda. Selain pilkada, Irma mengingatkan kepala daerah harus fokus mengatasi persoalan pandemi saat ini.

Ia menambahkan, apabila pilkada ditunda, maka pelaksana tugas kepala daerah tidak bisa mengambil langkah strategis untuk menangani pandemi.

“Kalau pilkada ditunda, kan, Plt gak bisa ambil keputusan strategis. Di sisi lain COVID-19 harus segera ditangani,” ujar Irma Chaniago, belum lama ini.

Ketimbang menunda pelaksanaan pilkada di tengah pandemi, Irma menyarankan penyelenggara pilkada bersama Bawaslu RI melakukan pengawasan ketat terhadap rangkaian pilkada. Misalnya, harus ada pembatasan massa kampanye paslon, dan sanksi yang tegas apabila ada pelanggaran.

“Harusnya dilakukan oleh Bawaslu. Kalau hanya boleh kampanye 50 orang, dan ternyata lebih dari itu, ya, didiskualifikasi jangan diberi ruang lagi. Bawaslu kita juga enggak tegas, jangan setengah-setengah,” tegas Irma Chaniago.