PERTANIAN

Mau Pesan Pangan Lokal? Gampang, Tinggal Klik

MONITOR, Jakarta – Pemerintah terus menggencarkan pangan lokal agar terus meningkat baik dari aspek produksi hingga konsumsinya. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam launching UMKM Pangan Lokal Goes to Digital Marketing, Kamis (26/11/2020) menekankan bahwa pihaknya fokus pada tiga upaya memperkuat pangan lokal yaitu, budidaya, pengolahan, dan pemasaran.

Dari aspek pemasaran, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi mengungkapkan bahwa saat ini ruang pemasaran terbuka tidak saja secara langsung, tetapi juga memanfaatkan teknologi yang berkembang semakin maju. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan pangan lokal dengan membuka akses pasar seluas luasnya.

“Cukup dengan mengakses smartphone, bahan pangan lokal dari berbagai UMKM yang diinginkan dapat dipesan dengan mudah dan cepat,” ujar Agung pada Kamis (03/12/2020).

Menurutnya, pada era digital saat ini pemasaran melalui daring menjadi cara efektif yang dipilih pemerintah dalam mendorong upaya diversifikasi pangan lokal. Sehingga masyarakat mendapat kemudahan mengakses beragam pangan lokal seperti singkong, jagung, talas, sagu, pisang, dan kentang.

Untuk itu, BKP melakukan pelatihan penguatan bagi lebih dari 150 UMKM pangan lokal dari seluruh penjuru tanah air agar dapat masuk ke pasar digital.

“Pelatihan penguatan serta pendampingan bagi UMKM pangan lokal terus dilakukan seperti pengelolaan manajemen usaha, pengolahan dan pengemasan produk, bagaimana membranding produk agar dapat bersaing serta pengelolaan akun penjualan melalui marketplace” kata Agung.

Saat ini berbagai UMKM pangan lokal dapat ditemukan di beberapa marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan lainnya. Cara pemesanannya pun cukup mudah, tinggal membuka aplikasi marketplace yang diinginkan dan mengetik “pangan lokal”. Kemudian kita dapat mengakses aneka ragam produk pangan lokal yang diinginkan. Setelah itu, lakukan pembayaran sesuai dengan metode yang diinginkan.

Recent Posts

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

56 menit yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

3 jam yang lalu

Alih Generasi dan Tantangan Sensus Pertanian, HKTI Lumajang Dorong Transformasi Smart Farming

MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…

6 jam yang lalu

Dokter Lulusan UIN Wajib Jadikan Profesi sebagai Jalan Pengabdian

MONITOR, Ciputat — Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa profesi…

7 jam yang lalu

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…

23 jam yang lalu

Menteri UMKM: Kuasai Pasar Domestik, Baru Perkuat Ekspansi Ekspor

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengh (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya pengusaha…

23 jam yang lalu