Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (dok: Solopos)
MONITOR, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengakui adanya peningkatan kasus Covid-19 di wilayahnya. Kendati demikian ia menepis adanya lonjakan data kasus positif Corona.
Ganjar pun meminta pemerintah pusat untuk menyampaikan secara transparan kepada publik terkait laporam data ganda, sehingga menyebabkan adanya perbedaan antara kasus harian yang tercatat oleh pusat dan daerah.
“Di Jawa Tengah memang terjadi peningkatan kasus, tapi tidak melonjak. Kalau ada data delay, sampaikan saja pada publik dan nanti akan dilaunching, jadi tidak kesannya seolah-olah (langsung) naik,” ujar Ganjar Pranowo, Rabu (2/12) malam.
Terkait data yang tidak cocok, Ganjar mengatakan sudah ada klarifikasi dari pusat terkait kekeliruan itu.
“Sudah ada klarifikasi bahwa angka itu ada yang keliru, delay, dsb. Kita besok akan mencocok-cocokan data,” sambung Politikus PDI Perjuangan ini.
MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…