BERITA

MCM Ajak Masyarakat Stop Berseteru dan Saling Hujat

MONITOR, Jakarta – Masyarakat Cinta Masjid (MCM) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berhenti dan saling bersiteru hanya untuk kekuasaan dan keyakinan. Ajakan MCM ini dilontarkan dengan melihat kondisi dan situasi yang dialami bangsa ini sekarang.

“Kami mengajak masyarakat untuk stop saling menghujat satu sama lain. Karena pendiri bangsa dan negara ini sudah menetapkan ideologi bangsa ini yaitu Pancasila dan landasan hukumnya Undang-undang Dasar (UUD) 1945,” ujar Sekjen MCM Ashraf Ali, kepada MONITOR, Rabu (2/12).

Menurutnya, dengan ideologi Pancasila dan dasar hukumnya UUD 1945, seharusnya tidak ada lagi hujatan makian dan saling menuduh dan memfitnah antara anak bangsa.

“Kami minta hentikan pertikaian. Jangan ada lagi paham, ideologi, ataupun aliran. Jangan lagi ada ambisi yang berlebih,”tegasnya.

Politisi gaek Partai Golkar ini pun mengatakan Indonesia lahir atas latar belakang perbedaan baik suku maupun agama. Dan hal tersebut ditandai dengan adanya kerajaan-kerajaan dan kesultanan.

Sampai saat ini, lanjut anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2014 – 2019 ini, kerajaan dan kesultanan masih tegak berdiri disetiap daerah. Sebagai contoh, di tanah Sumatra ada Kesultanan Maimun, Kesultanan Siak di Riau, di Jawa ada Kesultanan Cirebon, Pasundan Jogjakarta, Surakarta dan begitu juga kalimantan, Sulawesi, Maluku dan lainnya.

Namun di tahun 1945 semuanya menyatakan tegad yang bulat untuk bergabung dan menyatukan perbedaan tersebut dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Jelas sudah Indonesia adalah gabungan berbagai etnis dan agama berdasarkan kesepakatan bersama seluruh kerajaan dan kesultanan yang kita namakan Indonesia Raya,” terangnya.

“Pertanyaannya adalah kenapa kita sekarang berseteru dan berhujat, sementara pendahulu kita sudah bersusah payah menyatukan perbedaan menjadi satu kesatuan yang utuh dibawah ideologi Pancasila dengan dasar hukum UUD 1955,” pungkasnya.

Recent Posts

DPR Desak ASDP Perketat Keamanan Kapal Merak-Bakauheni Jelang Mudik

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mendorong PT ASDP Indonesia Ferry…

3 jam yang lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, Komnas Haji: Keputusan Arab Saudi Jadi Penentu Keberangkatan Haji 2026

MONITOR, Ciputat – Menjelang pemberangkatan kelompok terbang (kloter) perdana ibadah haji 2026 M/1447 H yang…

8 jam yang lalu

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Uskup Asia Juli 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Antonius…

8 jam yang lalu

Tegaskan Kepengurusan Sah di Bawah Gugum Ridho Putra, DPP PBB: Tolak Penunjukan Pj Ketum

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), Gugum Ridho…

8 jam yang lalu

Ketua Banggar DPR: Subsidi Salah Sasaran Capai 80 Persen, Bebani APBN

MONITOR, Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti masih tingginya ketidaktepatan…

9 jam yang lalu

Kemenag Salurkan Dua Juta Paket Bantuan Jelang Idulfitri 1447 H

MONITOR, Jakart - Kementerian Agama terus mendorong optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat…

10 jam yang lalu