PEMERINTAHAN

Kutuk Teror Sigi, Jokowi: Tak Ada Tempat Bagi Terorisme di Negeri ini

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengutuk keras aksi teror yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Ia menegaskan bentuk apapun untuk menciptakan provokasi dan teror di tengah masyarakat adalah hal yang biadab.

“Saya mengutuk keras segala bentuk tindak teror dan di luar batas kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah,” tegas Jokowi dalam konferensi pers, Senin (30/11).

Jokowi bahkan menyatakan, terorisme tidak memiliki tempat sedikitpun di negeri ini.

“Saya perlu menegaskan bahwa tak ada satupun tempat di Tanah Air bagi tindak terorisme,” kata Jokowi tegas.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengungkapkan dukacita mendalam bagi keluarga korban. Pemerintah akan memberikan santunan bagi keluarga mereka yang ditinggalkan.

Recent Posts

JPPI: Program MBG Berhasil Merusak Arah Kebijakan Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - BGN mulai hari ini 8 Januari 2026 menjalankan kembali Program MBG secara…

2 jam yang lalu

Kemenag Pastikan Masjid Negara IKN Siap Digunakan di Ramadan 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memastikan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah siap digunakan…

2 jam yang lalu

Soal PT TPL, Prof Rokhmin: Kejaksaan dan KPK Dipersilakan Tindak Lanjuti

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, merespons desakan aktivis lingkungan…

3 jam yang lalu

Prabowo Minta Pembangunan KNMP dan Kapal Ikan Dipercepat

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta agar pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dan…

5 jam yang lalu

Diikuti Lebih dari 10 Ribu Santri PDF, Imtihan Wathani 2026 Digelar Januari

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama akan menggelar Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional (UAPDFBN)…

7 jam yang lalu

KKP Ungkap Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja di 65 Lokasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat pembangunan kampung nelayan merah putih (KNMP)…

7 jam yang lalu