KPAI: 83,68 Persen Sekolah Belum Siap Pembelajaran Tatap Muka

Komisioner KPAI mengadakan konferensi pers

MONITOR, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melaporkan dari hasil pengawasan secara langsung di lapangan, temuan menunjukkan bahwa mayoritas sekolah belum siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Sebagaimana diketahui, pemerintah dalam hal ini empat menteri telah menyepakati akan membuka kembali sekolah tatap muka pada awal tahun 2021. Aturan ini dapat dilaksanakan atas kesiapan sekolah-sekolah tersebut.

Sementara itu, Komisioner KPAI bidang pendidikan Retno Listyarti bersama timnya telah mengunjungi sebanyak 49 sekolah di 21 kabupaten/kota pada 8 provinsi, diantaranya NTB, Bengkulu, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, D.I Yogjakarta, Banten, dan DKI Jakarta.

“Hasil pengawasan KPAI, menunjukkan data dan fakta bahwa dari 49 sekolah yang ditinjau langsung, hanya 16,32% sekolah yang siap, dan 83,68% belum siap,” tegas Retno, dalam keterangannya yang diterima MONITOR.

Retno menjelaskan, dari 49 sekolah diantaranya adalah SMKN 9 dan SMKN 11 Kota Bandung, SMKN 1 Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, SMKN 63 Jakarta Selatan, SMKN 2 Cikarang Barat, SMAN 1 Kota Bogor, SMAN 1 Kota Subang, SMAN 3 Slawi Kabupaten Tegal, SMAN 3 kabupaten Seluma dan SMAN 9 Kota Bengkulu, SMAN 1 Monta kabupaten Bima, SMAN 1 Gunungsari Lombok Barat, SMPN 4 Kota Solo, SMPN 1 Kota Magelang, SMPN 1 Kota Madiun, SMPN 5 Kota Yogjakarta, SMPN 7 Kota Bogor, SMPN 12 Kota Semarang, SMPN 3 Pangkah Kabupaten Tegal, SDN Pekayon Jaya 06 Kota Bekasi, SDN 01 Kota Cilegon, SDN Kalijaya 02 Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, dan lain-lain.