MEGAPOLITAN

Debat Publik Pilwalkot Depok, Afifah Sentil Idris Abai Prokes

MONITOR, Depok – Ada yang menarik dalam debat kandidat calon Walikota dan Wakil Walikota Depok pada Pilwalkot 2020 yang di siarkan langsung di salah satu stasiun televisi swasta, Senin (30/11).

Dalam debat tersebut, Afifah mendoakan paslon nomor urut 2 Muhammad Idris yang tengah terpapar positif Covid-19 agar lekas sembuh.

Meski mendoakan Idris agar lekas sembuh, namun dengan tegas Afifah menyoroti pentingnya protokol kesehatan (prokes) untuk dipatuhi.

“Saya mendoakan agar pak Idris lekas pulih, dan semoga ini menjadi pelajaran buat kita semua bahwa pentingnya protokol kesehatan untuk ditaati,” kata Afifah.

Komentar Afifah tersebut seakan menjadi sinyal bahwa setiap pemimpin harus menjadi contoh yang baik. Termasuk dalam hal mentaati protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya agar tidak terinfeksi Covid-19.

Sementara seperti diketahui dalam kegiatannya bertemu dengan Habib Rizieq Shihab (HRS), Idris telah melanggar protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker, tidak jaga jarak.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo meyakini Idris sudah terinfeksi beberapa hari sebelum melaksanakan debat pertama pekan lalu. Ini beralasan karena beberapa hari sebelum debat pertama Idris bertemu dengan HRS di Petamburan.

“Pelaksanaan debat itu tanggal 22 November, lalu Idris melakukan test swab pada 25 November. Jika menghitung masa inkubasi virus corona, saya berkeyakinan Idris sudah terinfeksi sebelum hadiri debat,” kata Hendrik.

Seperti diketahui masa inkubasi adalah periode sejak seseorang terpapar infeksi hingga muncul tanda atau gejala penyakit yang ditimbulkan. Masa ini sangat penting diketahui dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

Orang yang tak sadar dirinya terinfeksi sehingga tak muncul gejala akan dengan mudah menulari orang lain selama masa inkubasi. Karena itulah penting untuk mematuhi aturan jaga jarak guna mencegah penularan.

Menurut juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, masa inkubasi Covid-19 di Indonesia adalah 5-6 hari. Pernyataan ini diungkapkan dalam konferensi pers pada Jumat, 10 April 2020 lalu, di Graha Badan Penanggulangan Bencana Nasional.

Dengan demikian, kasus positif Covid-19 yang dilaporkan pada tanggal 25 November, sebetulnya merupakan kasus infeksi yang terjadi 5-6 hari sebelumnya.

Berdasar keterangan diatas, maka sebuah pertanyaan besar jika status positif Covid-19 yang diderita calon Walikota Depok Mohammad Idris dinyatakan terinfeksi setelah melakukan debat kandidat Pilwalkot di salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta.

Recent Posts

Naskah Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…

5 jam yang lalu

Kemenhaj Turun Tangan Lindungi 33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta

MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…

6 jam yang lalu

Kemnaker Siapkan Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…

8 jam yang lalu

17 OTT KPK Jadi Alarm Demokrasi, LSAK Dorong Pembenahan Sistem Pilkada

MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…

9 jam yang lalu

Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

1 hari yang lalu