Zaskia Fauziah (8 tahun) bocah malang pengidap penyakit Hidrosefalus/ dok: Boy Rivalino
MONITOR, Depok – Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Depok mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menyalurkan bantuan terhadap anak-anak penderita penyakit Hidrosefalus.
Ketua PPDI Kota Depok Natalina mengatakan, bantuan tersebut dapat diserahkan langsung ke sekretariat PPDI Kota Depok di Jalan Raya Citayam, Perum Permata Depok, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung.
“Atau dapat disalurkan langsung melalui mekanisme transfer ke rekening No. 0110013401100, Bjb atas nama DPC PPDI Kota Depok,” kata Natalina kepada MONITOR, Minggu (22/11).
Natalina mengatakan, adapun aksi #PPDI Peduli Hidrosafelus Kota Depok tersebut dilakukan, lantaran kurangnya kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terhadap anak-anak penderita Hidrosafelus.
Sebab, Natalina mengatakan, hingga saat ini masih banyak anak-anak penderita Hidrosafelus di bawah naungun PPDI Kota Depok belum tersentuh sama sekali bantuan dari Pemkot Depok.
Bahkan, lanjut Natalina, ada seorang anak yang kondisinya sangat memprihatinkan, untuk mendapatkan asupan makanan dan minuman, anak tersebut terpaksa memakai selang.
“(Anak) Ini juga masih belum tersentuh oleh Pemkot Depok. Jadi, upaya yang kami lakukan (membuka donasi) ini, untuk sedikit membantu mereka-mereka yang memang sangat membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadimempertanyakan komitmen Pemerintah dalam mewujudkan kemandirian vaksin…
MONITOR, Jakarta — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi menjadi tuan rumah International Seminar and The…
MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menilai terdapat sejumlah kejanggalan…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan…