TALK

Tangguh Sipria Riang; Calon ‘Dubes’ Kutub Utara dari Indonesia

MONITOR – Ekspedisi Internasional melintasi lingkar arktik di Kutub Utara sejauh 300 kilometer menggunakan kereta salju. Berlangsung selama 5-6 hari non stop dengan pola nomaden di bawah suhu terdingin hingga mencapai minus 30 derajat selsius.

Ajang ini akan menjadi pembuktian Tangguh Sipria Riang. Jurnalis asal Bengkulu, duta bersama (dubes) milenial representasi negara tropis. Sekaligus mempromosikan Indonesia di mata dunia.

Lewat ekspedisi ini, Tangguh akan menyampaikan kepada dunia, imbas perubahan iklim terhadap kutub utara. Serta dampak nyata pemanasan global bagi kelangsungan hidup penghuni bumi.

Simak obrolan selengkapnya pada MONITOR Podcast berikut ini :

Recent Posts

Dosen UIN Jakarta: UU Pesantren Tegaskan Rekognisi Negara

MONITOR, Malang - Kehadiran Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menjadi tonggak penting dalam…

58 menit yang lalu

TPA di Tangerang Terbakar, DPR Tekankan Pentingnya Sistem Ketahanan Kesehatan Dampak Risiko Lingkungan

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti dampak kesehatan akibat…

2 jam yang lalu

Wamenaker: Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan yang Cepat dan Transparan

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, menegaskan bahwa kepercayaan publik tidak dibangun…

5 jam yang lalu

FORMA PMII Sulteng Gelar Diskusi Publik HUT Bhayangkara ke-80, Bahas Transformasi Pelayanan Polri

MONITOR, Palu – Forum Muda Alumni (FORMA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tengah menggelar…

7 jam yang lalu

Launching Timsus Ekologi, Ketum PB PMII Tegaskan Komitmen Perjuangan Keadilan Lingkungan

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), M. Shofiyullah Cokro Hadi…

7 jam yang lalu

Rapimnas DPP FKDT Rumuskan Kader Penggerak MDT, Perkuat Profesionalisme dan Kepemimpinan

MONITOR, Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) akan menjadikan agenda…

7 jam yang lalu